Ternate – istanafm.com. Stasiun Geofisika Kelas III Ternate merilis jadwal terbit, transit, dan terbenam Matahari di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara untuk periode 15–21 Agustus 2026.
Data tersebut menunjukkan waktu terbit Matahari di wilayah Maluku Utara relatif berada pada kisaran pukul 06.25–06.42 WIT. Sementara Matahari terbenam terjadi sekitar pukul 18.34–18.52 WIT.
Di Kota Ternate, pada 15 Agustus, Matahari terbit pukul 06.31 WIT dan terbenam pukul 18.39 WIT. Waktu transit Matahari tercatat pukul 12.35 WIT.
Waktu terbit paling awal pada periode tersebut terjadi di Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, yakni sekitar pukul 06.25–06.26 WIT. Sebaliknya, Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, menjadi wilayah dengan waktu terbit paling lambat, sekitar pukul 06.41–06.42 WIT.
Untuk waktu terbenam, Bobong mencatat waktu paling lambat, yakni sekitar pukul 18.51–18.52 WIT. Sementara Maba, Kabupaten Halmahera Timur, menjadi wilayah dengan waktu Matahari terbenam paling awal, sekitar pukul 18.34–18.37 WIT.
Di Ternate, waktu terbit Matahari relatif stabil pada pukul 06.30–06.31 WIT sepanjang 15–21 Agustus. Waktu terbenam perlahan bergeser dari pukul 18.39 WIT pada 15 Agustus menjadi 18.38 WIT pada 21 Agustus.
Data Stasiun Geofisika Kelas III Ternate juga mencatat waktu transit Matahari di Ternate berada pada pukul 12.33–12.35 WIT selama periode tersebut.
Selain Ternate, jadwal dalam informasi tersebut mencakup Tidore, Tobelo, Labuha, Jailolo, Daruba, Maba, Weda, Sanana, Bobong, dan Sofifi.
Stasiun Geofisika Kelas III Ternate mengimbau masyarakat menjadikan informasi tersebut sebagai acuan dalam mengetahui perubahan waktu terbit dan terbenam Matahari di masing-masing wilayah.
Perbedaan waktu tersebut dipengaruhi posisi geografis setiap daerah, sehingga waktu terbit dan terbenam Matahari tidak berlangsung serentak meski masih berada dalam satu zona waktu WIT. (Rifal)