Tobelo- Istanafm.com. Pelayanan Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) pada Pelabuhan Fery di Desa Gorua Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, sangat meresahkan warga. Terutama Sopir Lintas Halmahera Morotai. Bahkan sopir truk pengangkut barang harus bersabar hingga berminggu-minggu parkir di Pelabuhan Fery, baik di Pelabuhan Fery Juanga Morotai maupun dipelabuhan Fery Gurua Tobelo.
Hans salah satu warga Tobelo yang berprofesi sebagai sopir truk pengangkut barang lintas Halmahera Morotai, dalam siaran Persnya melalui pesan WhatsApp kepada Isranadm.com Jumat 24/07/2026, menjelaskan bahwa dirinya bersama sesama sopir truk sudah menunggu di Pelabuhan Gorua sudah seminggu lebih, Tetapi belum bisa tembus ke Morotai ujar Hans.
Lanjut Hans setiap Kapal Fery menuju Morotai atau sebaliknya, hanya orang-orang tertentu saja yang diberangkatkan, sesal Hans. Dan tidak ada aturan yang jelas terkait jadwal keberangkatan mobil truk pengangkut barang, sekalipun sudah berada di Pelabuhan dengan minggu, tetapi belum bisa diberangkatkan, ujar Hans.
Sementara Kapal Fery yang dioperasikan untuk melayani jalur Morotai Tobelo, hanya satu Kapal dan ukurannya juga kecil. Sementara lonjakan penumpang dan kendaraan semakin membludak. Jika petugas pelabuhan hanya mengutamakan orang-orang tertentu saja yang diberangkatkan, sementara kami yang mengadu nasib untuk menghidupi Keluarga harus bersabar dengan minggu di Pelabuhan, sembur Hans.
Sampai berita ini dipublikasikan Istanafm.com belum dapat konfirmasi langsung dengan Kantor ASDP Ternate, untuk mengkonfirmasi terkait permasalahan di Pelabuhan Fery Gorua Tobelo dan Juanga Morotai. (Jaja On)