Next Post

Aktivis Minta KPK Ambil Alih Kasus Dana Hibah KONI Malut dan Tunjangan DPRD Malut

(C) BHTC Some Rights Reserved

Ternate- Istanafm.com.  Aktifis dari Forum Anti Korupsi Indonesia (FAKI) Malut melalui koordinatornya Juslan J. Latif secara, tegas dalam rilisnya yang diterima Awak Media Jumat 31/07/2026.

Juslan J. Latif secara tegas dalam rilisnya mengatakan bahwa mereka kecewa dengan kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, yang dinilai tidak serius menangani Kasus Tindak Pidana Kejahatan Korupsi di daerah ini, kata Juslan.

Juslan juga menambahkan bahwa, penanganan beberapa Kasus Tindak Pidana Kejahatan Korupsi seperti Anggaran Tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara, tahun 2019 hingga 2024, maupun Anggaran Hibah Dana KONI Maluku Utara senilai 12 Miliar Rupiah, sampai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dimutasi Ke Kejaksaan Agung RI tidak ada kejelasan dalam proses kasus tersebut, ujar Juslan dengan nada kecewa.

Juslan  J. Latif juga menambahkan, proses penanganan berbagai Kasus Tindak Pidana Kejahatan Korupsi, oleh Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dinilai lambang, serta ada dugaan kuat Penyidik Kejaksaan Tinggi Malut melindungi oknum-oknum tertentu, tegas Juslan.

Juslan J. Latif juga mengatakan bahwa, secara kelembagaan FAKI Maluku Utara akan menyampaikan secara resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menyampaikan laporan secara resmi, jelas Juslan. (Jaja On)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11