Next Post

Anggaran Bendung Desa Sangowo Ternyata hanya 18 Miliar Rupiah bukan 34 M

e005d7eb-5d25-4f2d-b73c-e6f386c71092

Ternate- Istanafm.com. Isu liar yang sengaja dimainkan oleh beberapa pihak termasuk Praktisi Hukum, terkait dengan jumlah Anggaran Pembangunan Bendung di Desa Sangowo, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara yang dibangun oleh Salah satu Perusahaan Jasa Konstuksi (PT.PP)  pada tahun 2025, ternyata nilai kontraknya hanya Delapan Belas Miliar Rupiah.

Muhlis Masud, Penjabat Pembuat Komitkan (PPK) Irigasi Rawa I pada Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, melalui Ketua Satker kepada Istanafm.com Selasa 23/06/2026, menjelaskan bahwa pihak BWS Maluku Utara perlu meluruskan angka daripada nilai Proyek Bendung di Desa Sangowo Kabupaten Pulau Morotai, yang dibangun oleh PT. PP tahun 2025 dengan nilai Kontrak Delapan Belas Miliar Rupiah, bukan Tiga Puluh Empat Miliar Rupiah, sebagaimana yang dilansir oleh beberapa Media Lokal di daerah ini, ujar Kepala Satker BWS Malut.

Lebih jauh dijelaskan Kepala Satker BWS, bahwa dugaan Proyek Bendung yang diragukan kualitasnya, pasca diterjang banjir beberapa waktu lalu, ini sebuah penilaian yang keliru, karena tidak sesuai fakta dilapangan.

Proyek Bendung tersebut dibangun dengan perencanaan yang matang, dengan pengawasan Konsuktan  yang begitu ketat, serta dilakukan secara transparan. Namun diluar dugaan akibat tingginya debit air saat terjadinya banjir, dengan intensitas curah hujan yang begitu tinggi, sehingga Bendung tersebut jebol, ujar Kepala Satker.

Lebih jauh dijelaskan Kepala Satker, bahwa kerusakan itu sudah ditangani oleh pihak Perusahaan, sehingga tidak benar jika ada isu miring teekait dugaan kualitas Proyek Bendung itu tidak sesuai perencanaan, ini sebuah tuduhan yang sangat menyudutkan pihak BWS, ucap Kepala Satker.

Lanjut Kepala Satker, bahwa pihak BWS Maluku Utara selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah ini kedepan. Namun pihak BWS juga sangat  membutuhkan kerja sama dan kolaborasi  dari semua elemen masyarakat didaerah ini, termasuk Media Massa sebagai corong informasi publik, ujar Kepala Satker mengakhiri komentarnya. (Jaja On)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11