Next Post

Belum Ada Kasus, Dinkes Ternate Tetap Waspadai Super Flu

08bd2246-bb62-4843-9003-01f9e5b44ef4

Ternate – istanafm.com. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap “Super Flu” atau varian virus influenza A (H3N2) Subclade K yang diketahui memiliki tingkat penularan lebih cepat dibandingkan flu musiman pada umumnya.

Kepala Dinkes Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, menjelaskan bahwa varian influenza tersebut pertama kali terdeteksi di Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan menyebar di lebih dari 80 negara, termasuk sejumlah negara di kawasan Asia.

“Di Indonesia, hingga akhir Desember 2025 tercatat 62 kasus yang tersebar di sebelas provinsi. Kasus terbanyak ditemukan di Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Barat, dengan sebagian besar menyerang anak-anak dan perempuan,” ujar dr. Fathiyah, Selasa, 13 Januari 2025.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa secara nasional situasi penyebaran virus masih dalam kondisi terkendali. Berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), influenza A (H3N2) Subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya.

Menurut dr. Fathiyah, gejala yang ditimbulkan varian ini serupa dengan flu biasa, antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, pegal-pegal, dan hidung berair. Penularan terjadi melalui percikan droplet saat batuk, bersin, atau berbicara, serta melalui kontak dekat dengan penderita. Risiko penularan lebih tinggi di tempat ramai dan ruangan tertutup.

“Untuk Kota Ternate sendiri, sampai saat ini belum ditemukan kasus. Namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama untuk melindungi kelompok rentan,” katanya.

Dinkes Kota Ternate mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama. Upaya tersebut meliputi penggunaan masker saat sakit atau berada di keramaian, rajin mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk yang benar, menjaga pola istirahat, serta mengonsumsi makanan bergizi.

Masyarakat yang mengalami gejala mirip influenza juga diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, vaksinasi flu tahunan sangat dianjurkan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit penyerta atau komorbid.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinkes terus berkoordinasi dengan seluruh puskesmas se-Kota Ternate untuk meningkatkan kewaspadaan dini, melakukan deteksi kasus di fasilitas pelayanan kesehatan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan varian influenza tersebut.

“Walaupun situasi global dan nasional masih terkendali, langkah pencegahan dan kewaspadaan dini tetap menjadi kunci untuk melindungi kesehatan masyarakat Kota Ternate,” pungkas dr. Fathiyah. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11