Next Post

Besaran Zakat Fitrah Kota Ternate Diputuskan

Ilustrasi.

Malutpost, Ternate – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan besaran zakat fitrah, zakat maal, dan fidyah Kota Ternate tahun 1444 H/2023 M. Rakor yang berlangsung di Kantor Kemenag Kota Ternate pagi kemarin (15/3/23) itu dihadiri oleh Pemkot Ternate, Baznas, MUI, NU, Muhammadiyah, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hidayatullah, LAZ Yakesma dan LAZ Wahdah Islamiyah Kota Ternate.

Kasubag TU Kantor Kemenag Kota Ternate, Machmud ZM Chaeruddin saat diwawancarai usai Rakor menyebutkan, melalui Rakor ini telah disepakati bahwa besaran zakat fitrah di Kota Ternate untuk tahun 2023 ini adalah Rp37.500 per jiwa.

“Harga beras di Kota Ternate kan bervariasi, tapi dalam rapat ini kita sepakati untuk pakai harga beras yang Rp15.000 per kilo gram. Sehingga jika dikalikan dengan 2,5 kg maka nilainya adalah Rp37.500,” katanya.

Kemudian untuk zakat maal, kata Machmud, pihaknya mengikuti putusan ketua Baznas RI nomor 1 tahun 2023 tentang nizab zakat pendapatan dan jasa tahun 2023. Yang mana nizab emas 85 gram dengan harga yang berlaku saat ini yaitu Rp964.067 pe gram, maka hasilnya adalah Rp81.945.695 per tahun. Besaran zakat maal, 2,5 persen dikalikan dengan Rp81.945.695 per tahun, maka hasilnya adalah Rp2.048.642,37 per tahun, atau Rp170.720 per bulan.

“Artinya, bagi masyarakat yang punya emas dan nizabnya sudah mencukupi 85 gram, dan haul atau masa emasnya itu sudah ada kurang lebih satu tahun, berarti yang bersangkutan sudah punya kewajiban untuk mengeluarkan zakat maal,” tutur Machmud.

Sementara untuk Fidyah, disepakati bahwa nilainya masih sama dengan tahun kemarin (1444 H), yaitu Rp60.000 per jiwa (per hari).

“Untuk fidyah tidak ada perubahan. Kita masih tetap pakai standar harga tahun kemarin, yaitu 60 ribu per orang,” ujarnya.

Informasi tentang besaran nilai Zakat ini perlu disampaikan lebih awal agar setiap masyarakat bisa mengeluarkan zakatnya lebih awal. Karena orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik) tentu menginginkan zakatnya diterima lebih awal.

“Masyarakat kita ini kan biasanya baru akan mengeluarkan zakat saat malam takbiran. Padahal kalau zakat dikeluarkan lebih awal, maka badan Amil Zakat yang ada di masjid-masjid juga lebih leluasa mendistribusikan ke para mustahik. Sehingga di pertengan ramadhan itu sudah bisa didistribusikan sebagian, agar tidak menumpuk semua di malam takbiran,” tandas Machmud.

Besaran zakat ini juga langsung ditetapkan melalui SK Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate nomor 36 tahun 2023. Tentang penetapan zakat fitrah, zakat maal, dan fidyah Kota Ternate tahun 1444 H/2023 M yang ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate Amir Tomagola tertanggal 15 Maret 2023. (cr-01/yun)

 

 

Source: Harian Malut Post edisi Kamis, 16 Maret 2023

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11