Next Post

BMKG Catat 114 Gempa di Maluku Utara Sepekan, Tak Ada yang Dirasakan Warga

c4a7fdd9-85c7-4985-81ee-028bc62f2ad3

Ternate – istanafm.com. Stasiun Geofisika Ternate mencatat 114 gempa bumi terjadi di wilayah Maluku Utara selama periode 24–30 Juli 2026. Seluruh gempa tersebut tidak dirasakan masyarakat dan didominasi gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 50 kilometer.

Data Stasiun Geofisika Ternate menunjukkan 59,6 persen aktivitas gempa selama sepekan merupakan gempa dangkal. Sebagian besar gempa memiliki magnitudo 3–5, dengan persentase mencapai 76,3 persen.

Wilayah dengan tingkat kegempaan tertinggi berada di Laut Maluku. Aktivitas gempa terbanyak tercatat pada 26 Juli 2026 dengan 22 kejadian.

Selain aktivitas seismik, Stasiun Geofisika Ternate mencatat 16 kejadian petir selama periode yang sama. Seluruhnya merupakan petir jenis Inter Cloud (IC), yakni petir yang terjadi di antara awan. Namun, lokasi dominan kejadian petir tidak terpantau.

Pada periode tersebut, aktivitas kemagnetan bumi juga relatif normal. Nilai indeks K maksimum tercatat 3, sedangkan indeks A maksimum mencapai 6,5.

Stasiun Geofisika Ternate tidak mendeteksi adanya gangguan badai magnet (Geomagnetic Storm) selama sepekan tersebut.

Sementara itu, untuk periode 1–7 Agustus 2026, waktu matahari terbit di wilayah Maluku Utara diperkirakan berkisar antara pukul 06.27 hingga 06.43 WIT. Matahari diperkirakan terbenam pada pukul 18.38 hingga 18.55 WIT.

Adapun waktu tengah hari atau transit matahari diperkirakan berlangsung pada pukul 12.33 hingga 12.49 WIT.

Stasiun Geofisika Ternate mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi BMKG terkait aktivitas gempa, cuaca, petir, dan fenomena geofisika lainnya. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11