Ternate – istanafm.com. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kelas II Sultan Babullah Ternate menyebut intensitas curah hujan di Maluku Utara mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir dan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Kelas II Sultan Babullah Ternate, Muhamad Dzikri Abdul Fattah, mengatakan hampir seluruh wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari.
“Secara umum pada siang hingga sore hari mulai terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” kata Dzikri kepada Istana FM, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut dia, tingginya curah hujan dipengaruhi faktor lokal berupa konvergensi dan belokan angin di sekitar wilayah Maluku Utara yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain faktor lokal, BMKG juga mencatat adanya pengaruh regional berupa Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2 yang meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut.
“Selain itu terdapat faktor regional yakni MJO Phase 2 yang juga memengaruhi peningkatan konvektivitas di wilayah Maluku Utara,” ujarnya.
Dzikri mengatakan saat ini Maluku Utara masih berada pada periode musim hujan, namun mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
Kondisi itu menyebabkan cuaca pada pagi hari relatif cerah berawan sebelum hujan turun pada siang hingga menjelang sore.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana, meningkatkan kewaspadaan apabila hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi dalam waktu lama dan berlangsung beberapa hari berturut-turut.
Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di laut dan wilayah perairan juga diminta waspada terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang dan penurunan jarak pandang saat cuaca buruk terjadi.
“Walaupun secara umum kondisi gelombang masih relatif aman, tetap ada potensi peningkatan tinggi gelombang dan penurunan jarak pandang ketika cuaca buruk berlangsung,” kata Dzikri. (Rifal)