Next Post

BMKG Ingatkan Risiko Karhutla Saat Angin Menguat

508b3c9f-77f0-4bed-b02d-0800f9b23658

Ternate – istanafm.com. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Sultan Babullah Ternate memperingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah Maluku Utara selama sepekan, 3-10 September 2026. Kecepatan angin diperkirakan berkisar 5-25 knot atau sekitar 18-46 kilometer per jam, dengan hembusan sesaat yang dapat mencapai 30 knot di sejumlah wilayah perairan.

Prakirawan BMKG Ternate, Justia Galensong, mengatakan peningkatan kecepatan angin perlu diwaspadai, terutama karena Maluku Utara masih berada dalam periode musim kering. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan karena api lebih mudah menyebar.

“Angin kencang pada musim kering sangat berdampak. Hembusan angin ini dapat membawa percikan api menyebar dengan cepat ke area hutan atau lahan kering yang lebih luas,” ujar Justia.

Selain risiko kebakaran hutan dan lahan, BMKG mengingatkan masyarakat terhadap kondisi perairan Maluku Utara. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 2 meter dan dapat meningkat seiring bertambahnya kecepatan angin.

Potensi gelombang tersebut meliputi Samudra Pasifik Utara Halmahera, Perairan Morotai, Loloda, Halmahera Barat, Batang Dua, Ternate, Timur Halmahera, Gebe, Barat Bacan, Obi, Mangole, Sanana, dan Taliabu.

Justia mengatakan nelayan dan masyarakat pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tersebut. Perahu nelayan berukuran kecil dinilai rentan ketika kecepatan angin melampaui 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter.

“Karena itu, masyarakat pesisir dan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan kecil rentan terhadap kecepatan angin di atas 15 knot dan gelombang lebih dari 1,25 meter,” tuturnya.

BMKG juga meminta pengguna jasa penyeberangan speedboat menunda pelayaran apabila kondisi cuaca tidak menentu. Masyarakat diminta mencegah kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membakar sampah tanpa pengawasan, terutama di sekitar semak atau lahan yang kering. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11