Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Cuaca Buruk Mengintai

Ilustrasi cuaca esktrem (pixabay)

Warga Diminta Waspada, BPBD Harus Intens Pantau Situasi

Malupost, Ternate – Perairan Wilayah Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya belakangan ini kurang bersahabat. Angin kencang disertai gelombang tinggi kerap terjadi. Atas kondisi itu, Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, mengimbau warga Kota Ternate untuk selalu berikhtiar dan mewaspadai cuaca buruk yang melanda wilayah Ternate dalam tiga hari terakhir.

Selain gelombang tinggi di laut, Wali Kota juga mengimbau kepada masyarakat Kota Ternate untuk mewaspadai ancaman banjir, longsor, hingga pohon tumbang.

“Saya mengimbau Warga Kota Ternate perlu selalu berikhtiar, waspada, dan mencermati cuaca yang akhir-akhir ini kurang menentu,” tutur Wali Kota, Minggu (5/3/2023). Menurutnya, kondisi cuaca memang kurang baik di hampir seluruh wilayah indonesia termasuk Maluku Utara juga di Kota Ternate.

“Untuk para pemilik speedboat dan nelayan, saya imbau untuk mencermati kondisi  cuaca. Jika tidak memugkinkan, maka ada baiknya jangan dulu melaut, utamakan keselamatan.  

Kemudian bagi warga yang bermukim di sekitaran bataran kali mati juga diimbau untuk selalu berikhtiar, terutama terhadap ancaman-ancaman banjir. Dalam kondisi ini, para Camat, Lurah, RT/RW diminta untuk selalu memantau kondisi lingkungan masing-masing, bangun koordinasi dengan warga.

Kepala BPBD,Dinas Sosial dan stakeholders lainnya, saya minta untuk standby mencermati kondisi maupun situasi-situasi yang berpotensi pada bencana, segera berkoordinasi untuk mengantisipasi ancaman-ancaman bencana,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, hujan lebat melada Kota Ternate sejak Jumat (3/3/2023). Akibat kondisi tersebut sejumlah titik di Kota Ternate mengalami longsor, beberapa titik juga tergenang air dengan ketinggian hingga 40 cm atau setinggi betis orang dewasa. Sampai saat ini pihak BPBD bersama Dinas PUPR sedang melakukan identifikasi sejumlah wilayah di Kota Ternate yang dilaorkan mengalami longsor dan genangan air.

Data yang diterima Malut Post, Minggu (5/3/3) terjadi longsor di RT 1 Kelurahan Dorpedu, Kecamatan Pulau Ternate hingga menutup akses jalan di jalur tersebut. Longsor tebing setinggi 40 meter itu diperkirakan terjadi pada waktu shubuh saat hujan lebat. Akibatnya, kendaraan tak dapat melintas karena akses jalan tertutup material berupa tanah, batu, hingga pohon.

Camat Pulau Ternate, Roi Nasir membenarkan kejadian longsor tersebut. “Iya longsor ini di keluarahan Dorpedu, sejak pagi tadi memang akses tidak bisa dilewati. Tebing yang longsor ini sekitar 40 meter dari jalan,” kata Roi, Minggu (5/3/2023).

Dikatakan, dalam upaya pembersihan warga dibantu oleh anggota Polsek Pulau Ternate dan Lurah melakukan pembersihan, namun belum sepenuhnya kembali normal.

“Kami berupaya memindahkan tanah ke samping jalan untuk akses kendaraan, dan saat ini kendaraan sudah bisa lewat. Sisanya ini nanti kami koordinasi dengan pihak balai kemudian menggunakan alat berat untuk bersihkan,” tandasnya. (cr-01/yun)

 

Sumber: Harian Malut Post Edisi Senin, 5 Maret 2023.

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11