Next Post

Cuaca Maluku Utara Didominasi Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Wilayah Selatan

212a1b47-1c3f-4825-8db4-48ca632efe6a

Ternate – istanafm.com. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Sultan Babullah Ternate memprakirakan kondisi cuaca di Maluku Utara dalam tiga hari ke depan umumnya berawan sejak pagi hingga siang hari. Namun, menjelang sore, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Prakirawan BMKG, Muhamad Dzikri Abdul Fattah, mengatakan pembentukan awan hujan diperkirakan meningkat pada sore hingga malam hari.

“Secara umum berawan dari pagi sampai siang, kemudian sore hari mulai terbentuk awan hujan dengan potensi hujan lebat di beberapa wilayah,” kata Dzikri saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi sebagian Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah. Sementara itu, intensitas hujan diperkirakan lebih tinggi di wilayah selatan, seperti Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

Sejumlah wilayah lain yang juga berpotensi terdampak antara lain Tobelo, Malifut, Loloda, Ibu, Weda, Maba, Patani, Buli, Gane, hingga wilayah Mangoli dan sekitarnya.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang secara umum masih relatif aman, berkisar antara 0,25 hingga 1,5 meter. Meski demikian, BMKG mencatat adanya potensi peningkatan gelombang di wilayah utara Pulau Morotai, terutama saat hujan terjadi.

“Ketika hujan turun, gelombang bisa meningkat dan jarak pandang menurun. Ini perlu diwaspadai oleh masyarakat yang beraktivitas di laut,” ujar Dzikri.

Sementara itu, kecepatan angin berada pada kisaran 5 hingga 20 kilometer per jam. Namun, angin berpotensi menguat pada sore hingga malam hari, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti bantaran sungai dan daerah perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Selain itu, nelayan dan pengguna transportasi laut diminta lebih berhati-hati saat melaut, mengingat potensi gelombang tinggi dan penurunan jarak pandang saat cuaca buruk.

“Masyarakat diharapkan terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi,” kata Dzikri. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11