Ternate – istanafm.com. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, menyoroti penurunan hasil belajar siswa pada sejumlah mata pelajaran, khususnya Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Menurut Ridwan, penurunan capaian akademik itu tidak hanya terjadi di Kota Ternate, tetapi juga secara nasional.
“Ada beberapa mata pelajaran yang secara nasional memang menurun. Bukan cuma di Kota Ternate, tapi secara nasional,” kata Ridwan kepada Istana FM usai menghadiri acara penyerahan murid kelas VI di SD Katolik Santa Theresia Kota Ternate, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia mengatakan hasil pemantauan saat ujian akhir semester di sejumlah SMP menunjukkan siswa justru menganggap mata pelajaran Bahasa Indonesia lebih sulit dibanding Bahasa Inggris.
Ridwan mengaku sempat menanyakan langsung kepada para siswa mengenai mata pelajaran yang dianggap paling sulit saat ujian.
“Saya coba tanya, kira-kira yang susah mana di Bahasa Inggris? Katanya Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Menurut dia, tingkat kesulitan Bahasa Indonesia banyak dipengaruhi bentuk soal yang menggunakan narasi panjang dan wacana bacaan sebelum siswa menjawab pertanyaan.
“Rata-rata soalnya berupa wacana atau cerita dalam bentuk narasi panjang, kemudian jawabannya dicari di bawah. Itu yang mungkin dianggap susah oleh anak-anak,” kata Ridwan.
Ia menyebut penurunan capaian akademik juga terjadi pada Tes Kompetensi Akademik atau TKA, terutama untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Bahkan, kata dia, terdapat sejumlah siswa yang harus mengulang ujian.
“Secara nasional dibandingkan tahun lalu, penurunan nilainya hampir 50 persen,” ujarnya.
Ridwan mengatakan Dinas Pendidikan Kota Ternate akan melakukan evaluasi terhadap proses belajar mengajar di sekolah agar lebih menyesuaikan dengan pola soal ujian yang dihadapi siswa.
Menurut dia, langkah tersebut penting agar siswa tidak lagi merasa kesulitan saat menghadapi ujian berikutnya.
“Kita perlu merebut kembali proses belajar mengajar di sektor pendidikan ini, menyesuaikan dengan soal-soal yang kemarin mereka dapatkan,” kata Ridwan.
Ia menambahkan Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pendidikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan proses belajar di sekolah.
Menurut dia, arahan Wali Kota Ternate menjadi sinyal agar seluruh pemangku kepentingan pendidikan bekerja lebih keras meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah itu. (Rifal)