Next Post

Jemaah Haji Maluku Utara Mulai Arbain di Madinah

533becaf-0970-4a82-98fb-be2ebe805e4f

Ternate – istanafm.com. Sebanyak 757 jemaah haji asal Maluku Utara mulai menjalani rangkaian ibadah di Madinah sejak akhir pekan lalu. Mereka tiba secara bertahap pada Jumat dan Sabtu, lalu melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi.

Jemaah haji Maluku Utara tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 13 sebanyak 380 orang dan kloter 15 berjumlah 377 orang. Dari total tersebut, jemaah terbanyak berasal dari Ternate sebanyak 568 orang, disusul Tidore 114 orang. Selebihnya berasal dari sejumlah kabupaten lain seperti Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Morotai, hingga Taliabu.

Sebelumnya, para jemaah diberangkatkan menuju embarkasi Makassar sejak 29 April 2026. Kloter 13 diterbangkan dalam dua jadwal, masing-masing pukul 08.00 WIT dan 13.25 WIT, sedangkan kloter 15 berangkat sehari kemudian.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, mengatakan seluruh jemaah kini telah tiba di Madinah dan mulai menjalankan rangkaian ibadah, termasuk salat Arbain serta kegiatan ziarah kota.

“Alhamdulillah jemaah dalam keadaan sehat. Namun pada kloter 13 terdapat 17 jemaah yang tidak mengikuti city tour maupun Arbain di masjid karena faktor usia, sehingga dianjurkan beribadah di hotel,” kata Zaber, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan, jarak hotel jemaah dengan Masjid Nabawi sekitar 300 meter, sehingga memudahkan akses ibadah. Para jemaah dijadwalkan berada di Madinah selama delapan hingga sembilan hari untuk menyelesaikan Arbain, yakni salat berjamaah selama 40 waktu.

Setelah itu, jemaah akan diberangkatkan ke Mekkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji. Kloter 13 dijadwalkan menempati kawasan Raudhah, sedangkan kloter 15 berada di wilayah Syisyah dengan jarak berbeda ke Masjidil Haram.

“Untuk kloter 13 jaraknya sekitar 8 kilometer dari Masjidil Haram, sedangkan kloter 15 sekitar 4 kilometer. Transportasi bus telah disiapkan untuk menunjang mobilitas jemaah,” ujarnya.

Setibanya di Mekkah, jemaah akan mengambil miqat di Bir Ali sebagai titik awal niat ihram, kemudian melaksanakan tawaf kedatangan di Masjidil Haram. Selanjutnya, jemaah menjalani tahapan ibadah seperti tahallul sembari menunggu puncak haji di Arafah.

“Di sela menunggu wukuf, jemaah akan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram,” kata Zaber. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11