Ternate- Istanafm.com. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Ihsan Arsad. Posisi nya saat ini menjadi sorotan publik, karena kinerjanya yang dinilai buruk dan tidak memberikan kontribusi nyata terhadap lembaga yang dipimpinnya itu.
Selain kinerja Ihsan Arsad yang disoroti, Kadis Kominfo ini juga dinilai tidak transparan dalam pengelolaan anggaran. Bahkan, sorotan terhadap Kinerja Pejabat Eselon II dilingkup Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, dimana
sejumlah Pejabat Eselon II yang ditunjuk dalam masa kepemimpinan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mulai mendapat sorotan tajam dari publik terkait pelaksanaan kewenangan jabatan.
Salah satu yang menjadi perhatian publik dan Media Massa didaerah ini adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku Utara, Dr. Ihsan Arsad.
Yamin Hi. Umar salah satu Aktivis dari Kesatuan Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku Utara, kepada Istanafm.com Sabtu 25/04/2026 menjelaskan bahwa, Dr. Insan Arsad dalam pelaksanaan tugasnya, muncul penilaian bahwa kebijakan yang diambil belum mencerminkan prinsip keadilan dan profesionalitas dalam memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.
Selain itu kata Yamin bahwa, terdapat pula kekhawatiran terkait pengelolaan administrasi keuangan yang dinilai belum tertata dengan baik. Kondisi ini memunculkan persepsi di kalangan tertentu bahwa kebijakan yang diambil cenderung dikaitkan dengan arahan pimpinan daerah, sehingga perlu dilakukan klarifikasi.
Oleh karena itu, diharapkan agar Gubernur Maluku Utara Sherly Djoanda Laos dan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, segera melakukan evaluasi dan verifikasi menyeluruh terhadap kinerja Pejabat terkait, guna memastikan tata kelola Pemerintahan agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ujar Yamin dengan nada tegas. (Jaja On)