Next Post

Kapal KM. Gandha Nusantara 17 Mengalami Mati Mesin

77ef8e17-82c5-47b7-aa44-12f55c6d36bb

Ternate- Istanafm.com. Tujuh Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Dipastikan Selamat, sekalipun kondisi laut terbilang Ekstrem karena Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Jadi Penyebab.

PT. Pelayaran Nasional Indonesia atau PT. PELNI (Persero) mengonfirmasi bahwa salah satu kapal pengumpan (feeder) yang dioperasikannya mengalami insiden di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/03/2026), sekitar pukul 09.00 waktu setempat, akibat gelombang tinggi dan angin kencang. Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM. Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut.

Kepala Cabang PT. PELNI Ternate M. Lutfi Israr Sutan menyampaikan bahwa insiden ini terjadi saat KM. Gandha Nusantara 17 tengah berlayar dari Bitung menuju Tidore. Sekitar 30 nautical mile dari Ternate, kapal menghadapi cuaca buruk dengan ketinggian gelombang laut mencapai tiga hingga empat meter, dan ditambah dengan angin kencang.

“Saat kejadian di atas kapal terdapat tujuh kru kapal, tanpa penumpang umum maupun muatan. Management Response Team PELNI secara cepat tanggap berkoordinasi secara intens dengan pihak Basarnas maupun KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian”ujar Lutfi.

“Kru KM. Sabuk Nusantara 115 beberapa kali berusaha mendekati KM Gandha Nusantara 17, namun gelombang laut yang cukup tinggi menyulitkan proses evakuasi tersebut. Upaya kru Sabuk Nusantara 115 pada akhirnya berhasil dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) dapat dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan tujuh kru KM. Gandha Nusantara 17 dalam keadaan baik. Saat ini KM Sabuk Nusantara 115 juga sudah kembali ke Ternate ujar M. Lutfi Israr Sutan.

Manajemen PT. PELNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nakhoda dan seluruh kru KM  Sabuk Nusantara 115 yang segera melakukan pertolongan dan melakukan evakuasi kru KM. Gandha Nusantara 17. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Basarnas Ternate yang terus berkoordinasi dan memberikan bantuan dengan cepat kepada kami,” ujar Lutfi.

KM.Gandha Nusantara 17 sendiri merupakan kapal rede yang berfungsi sebagai kapal pengumpan atau feeder, yang digunakan untuk mengantar penumpang dari Kapal PELNI yang berlabuh menuju ke dermaga. Saat ini PELNI mengoperasikan sebanyak 18 unit kapal rede di sejumlah wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) kata M. Lutfi Israr Sutan.

KM.Gandha Nusantara 17 beroperasi di wilayah Tidore. Layanan penyeberangan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat uajr M. Lutfi Israr Sutan.

Lanjut M. Lutfi Israr Suran bahqa PT.PELNI sebagai Perusahaan Pelayaran dan  Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PT. PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PT. PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak. (Jaja On)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11