Next Post

Kemenkumham Malut Lindungi Hak Intelektual Pelaku Usaha

IMG-20240306-WA0034

Ternate, Istana FM – Kegiatan Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal dengan Mengambil tema, Mengembangkan Potensi Indikasi Geografis Menjadi Indikasi Geografis dan Merek Kokektif Sebagai Identitas Kelompok Usaha.

Ignatius Purwanto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Aisyah Lailiyah, SH., MH, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham (Kadin Yakumham) pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAK Asasi Manusia Provinsi Maluku Utara, saat membuka secara resmi kegiatan Promosi dan Deseminasi Kekayaan Intelektual Komunal, yang berlangsung di Sahid Bela Hotel Rabu (06/03/2024).

Ignatius Purwanto Kanwil Dephukam Provinsi Maluku Utara dalam sambutannya menjelaskan bahwa, wilayah Kemenkumham Maluku Utara telah berkomitmen untuk mendorong Pendaftaran dan Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal, seperti ekspresi Budaya Tradisional, sumber daya genetik dan indikasi asal.

Lanjut Ignatius Purwanto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Aisah Lailiyah, dijelaskan bahwa sinergitas dan kolaborasi antara Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Utara, bersama para mitra yaitu Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, Komunitas Masyarakat, para Pelaku Usaha, serta Pelaku Seni Budaya diperlukan agar dapat mengoptimalkan pencatatan Komunal diseluruh wilayah Provinsi Maluku Utara. Karena Maluku Utara yang merupakan wilayah kepulauan dan tempat berdirinya Empat Gunung yang lebih dikenal dengan sebutan (Maloko Kie Raha), merupakan kawasan Kesultanan Ternaate, Tidore, Jailolo dan Bacan. Yang memiliki perbedaan letak geografis, hal ini sudah barangtentu terciptanya keanekaragaman produk-produk alami dengan ciri hasnya masing-masing daerah.

Ini yang merupakan Hak Intelektual yang harus dilindungi oleh Undang-undang kata Ignatius Purwanto dalam sambutan tertulisnya. Sementara peserta yang hadir dalam kegiatan ini sekitar seratus orang yang terdiri dari berbagai kelompok usaha dari masing-masing Kab. Kota yang ada di Maluku Utara.

Sementara Narasumber yang dihadirkan secara Zoom sebagai pemateri diantaranya Prof. Dr. Sugiono Moejopawiro, Msc dan Triandi Setyo,P. S. Sos. M. I. Kom. Sementara pemateri yang dihadirkan secara ofline Dr. Ir. M. Assegaf dan Drh. Sugen Wiyono. MA. Kegiatan tersebut para peserta mempromosikan hasil produknya masing-masing di lokasi kegiatan untuk dinilai oleh tim Kemeenkumham Maluku Utara. (Jaja On).

 

 

Reporter: Fajarudin Limau

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11