Next Post

Ketua PMI Maluku Utara Dorong Dinas Pendidikan Perkuat PMR di Sekolah

3a00d111-df29-4d5d-9cdb-0d9cd2964a01

Ternate – istanafm.com. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku Utara, Prof. Dr. Husen Alting, mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara untuk mengambil peran lebih besar dalam penguatan Palang Merah Remaja (PMR) di seluruh sekolah.

Hal tersebut disampaikan Husen saat penutupan Temu Bakti II PMI Provinsi Maluku Utara yang digelar di Panggung Pentas Seni dan Budaya Benteng Oranje, Kota Ternate, Jumat malam, 16 Januari 2026.

Menurut Husen, hingga saat ini belum semua sekolah di Maluku Utara merespons secara aktif kegiatan PMR. Karena itu, ia mengusulkan agar ke depan kegiatan Temu Bakti dan pembinaan PMR dapat dikoordinasikan langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan PMI.

“Kalau Dinas Pendidikan yang mengorganisir, maka PMR akan hidup di semua sekolah, bukan hanya di beberapa sekolah tertentu,” ujar Husen kepada Istana FM.

Ia menilai keterlibatan pemerintah daerah akan membuat pembinaan kemanusiaan dan kepemudaan menjadi lebih kuat dan merata, baik di tingkat SMA maupun SMP. Husen juga menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan PMR sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Selain itu, PMI Maluku Utara akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Temu Bakti II, baik dari sisi kurikulum maupun dampak yang diterima peserta.

“Kita akan evaluasi dari sisi pelaksanaan dan dampaknya bagi peserta. Ini penting untuk penyempurnaan Temu Bakti ke depan,” katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Sofyan, menyambut positif usulan tersebut. Ia mengapresiasi peran PMI yang dinilai konsisten membina karakter, jiwa sosial, dan kemanusiaan pelajar.

“Kegiatan PMI seperti Temu Bakti ini bukan hanya membina karakter, tetapi juga membangun jiwa kemanusiaan anak-anak kita. Ini selaras dengan program yang dicanangkan oleh Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur,” ujar Sofyan saat dikonfirmasi Istana FM.

Ia menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan PMI untuk menyebarluaskan kegiatan PMR secara masif di sekolah-sekolah, khususnya SMA dan SMK yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Terkait kesiapan pemerintah daerah, Sofyan menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan akan menyesuaikan dukungan anggaran seiring dengan proses penyempurnaan APBD 2026.

“Kami akan menyiapkan kesiapan dari sisi anggaran, karena penguatan pendidikan karakter juga menjadi program utama pemerintah daerah,” katanya.

Sofyan berharap Temu Bakti PMI selanjutnya dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan di lokasi yang berbeda. Ia juga berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

“Harapan kami, adik-adik ini kembali ke keluarga, masyarakat, dan sekolah sebagai agen perubahan, yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan, sosial, dan karakter baik yang telah mereka peroleh selama kegiatan,” ujarnya. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11