Ternate — istanafm.com. Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara menggelar pleno pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PPDB) triwulan I 2026 selama dua hari, Rabu, 1 April hingga Kamis, 2 April 2026.
Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Maluku Utara, Iwan S. Seber, mengatakan pleno dilaksanakan serentak di seluruh daerah dengan jadwal bertahap. Empat daerah, tutur dia, yaitu Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Barat—memulai lebih dulu pada Rabu. Sementara enam daerah lainnya, Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, dan Pulau Taliabu, akan melaksanakan pleno pada Kamis.
“Hasil pleno tingkat kabupaten/kota akan dirampungkan dan dilanjutkan dengan pleno rekapitulasi di tingkat provinsi dalam waktu dekat. Ini menjadi langkah awal menyiapkan data pemilih menjelang dua tahun pelaksanaan pemilu,” kata Iwan.
Ia menyebutkan, terdapat potensi peningkatan jumlah pemilih dalam pleno triwulan I 2026. Pada triwulan II 2025, jumlah pemilih tercatat mencapai 990.232 orang atau naik sekitar 9,5 persen dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) saat pemilihan kepala daerah yang berjumlah 942.076 pemilih.
“DPT Maluku Utara dari waktu ke waktu memang mengalami peningkatan. Pada triwulan I ini kemungkinan akan kembali bertambah,” ujarnya.
Menurut Iwan, pemutakhiran data pemilih merupakan bagian dari upaya KPU menyediakan data yang akurat. Dengan demikian, pelaksanaan pemilu maupun pilkada ke depan dapat berjalan tanpa kendala administrasi.
“Setiap tahun kami melaksanakan dua kali pleno pemutakhiran. Harapannya ini memperkuat kualitas data pemilih di Maluku Utara,” pungkas dia. (Rifal)