Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Langgar AD/ART dan Kode Etik, KONI Malut Beri Peringatan Kepada Pengprov FORKI Malut

4fec1898-3a18-4bcf-9db3-09ef9826e218

IstanaFM.Com – Ternate: KONI Maluku Utara melayangkan Surat Peringatan kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Maluku Utara.

Peringatan oleh KONI Malut tersebut dikeluarkan setelah dilakukan rapat terbatas unsur pimpinan KONI Malut pada tanggal 27 Mei 2024. Rapat tersebut membahas dinamika yang terjadi dalam kepengurusan Cabang Olahraga Karate Maluku Utara.

Salah satu poin utama yang dicatat dalam surat peringatan tersebut adalah ditemukannya pelanggaran Tata Tertib dan Kode Etik oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengprov FORKI Maluku Utara.

Pelanggaran ini meliputi penyalahgunaan wewenang, ketidaksesuaian dalam pengelolaan keuangan, serta tindakan-tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai sportifitas dan integritas.

Selain itu KONI Malut menilai Pengprov FORKI Maluku Utara tidak memiliki program kerja, sehingga hal ini berdampak negatif terhadap perkembangan dan pembinaan atlet karate di wilayah Maluku Utara

KONI Malut juga mencatat adanya beberapa laporan yang tidak transparan dalam pengelolaan kegiatan dan anggaran. Laporan keuangan yang disampaikan tidak sesuai dengan kenyataan, serta terdapat indikasi penyimpangan yang merugikan organisasi.

Berdasarkan hal-hal tersebut, KONI Provinsi Maluku utara memutuskan untuk memberikan Surat Peringatan Pertama kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengprov FORKI Maluku Utara yang saat ini dijabat oleh M. Said Hanafi dan Riniyanti.

KONI Malut mendesak kedua pejabat tersebut dapat memperbaiki kinerja dan menjaga nama baik organisasi.

Tiga bulan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dan diharapkan ada perubahan signifikan. Namun KONI Malut mengancam apabila pelanggaran serupa terjadi kembali, maka dianggap Pengprov FORKI Maluku utara dalam keadaan kahar (force majure) dan KONI Malut tidak akan segan-segan mengambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

Terkait Peringatan tersebut, Wakil Ketua Harian III Pengprov FORKI Maluku Utara, Darwis Wahab menyatakan lega karena akhirnya KONI bersedia mendengarkan keluhan Perguruan Karate Anggota FORKI Malut.

Darwis Wahab, S.E., M.H., Ak.: “Kami Perguruan dianggap tidak ada karena Sekretaris Umum memonopoli semua pekerjaan, dan sayangnya Ketua Umum seolah menutup mata.”
(Syafridhani Smaradhana)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11