Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Mantan Guru ST (SMP 6) Kota Ternate Siap Hadang James Uang di Pilkada Halbar

IMG-20240323-WA0006

Ternate, Istana FM – Nama Martinus Djawa, S. Ip., S.Pd., M. Si Pensiunan Aparatur Sipil Negara sudah tidak asing lagi dalam dunia Birokrasi. Bahkan Martinus Djawa yang dipercayakaan Bupati Halmahera Barat untuk memegang beberapa jabatan strategis, termasuk Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Halmahera Barat, sebelumnya Martinus Djawa malang melintang dalam Dunia Pendidikan. Mulai dari Guru Kelas pada Sekolah Tehnik (ST) yang sekarang sudah dirubaah menjadi SMP Negeri 6 KotaTernate, Martinus Djawa juga diberikan kepercayaan, oleh Pemerintah Daerah Halmahera Barat untuk memimpin SMA Kristen Dian Halmahera di Kecamatan Ibu, dan juga Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kecamatan Sahu Halmahera Barat.

Karir Birokrasi Martinus Djawa bukan hanya sebagai Pengajar saja, tetapi juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang pada Dispora Provinsi Maluiu Utara, mantan Pejabat Bupati Kabupaten Halmahera Utara, pernah menjabat sebagai Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Maluku Utara dan mantan Kepala Dinas Disperindag Provinsi Maluku Utara. Bertolak dari latar belakang dan rekam jejaknya dalam dunia Pendidikan dan Birokrasi, Martinus Djawa yang merupakan salah satu Putra terbaik HALBAR punya komitmen yang kuat untuk kembali mendediikasikan diri untuk menata Pembangunan Halmahera Barat kedepan yang lebih baik.

Hal ini disampaikan Martinus Kepada Istanafm.com di Ternate Sabtu (23/03/2024). Lebih jauh dijelaskan Martinus Djawa bahwa Halmaahera Barat memiliki sumber daya alam dan sumber Perikanan yang menjanjikan, belum lagi sumber daya Alam dibidang Pertambangan, aset ini kalau dikelola secara baik maka dirinya optimis infrastruktur Pembangunan dan Ekonomi di Halmahera Barat akan jauh berkembang bila dibandingkan dengan kondisi Halmahera Barat saat ini.

Sehingga dirinya maju bertarung melawan Incanbent di Pilkada Halmahera Barat tahun 2024, bukan semata-semata sebagai tandingan. Tetapi dirinya melangkah dengan segudang angan-angan agar Bumi Banau harus berdiri sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Tidak ada alasan baginya Pemerintah Daerah untuk mengatakan bahwa keterbatasan Anggaran yang menjadi penghambat pembangunan.

Sebagai seorang pemimpin kata Martinus harus berani mengambil kebijakan dengan melakukan komunikasi secara intens dengan Pemerintah Pusat melalui Kemeentrian, baik Kemmentrian PDT, PUPR, Sosial, maupun pihak Swasta yang mau berinvestasi di Halmahera Barat kata Martinus. Dia juga mengatakan bahwa dirinya maju bukan karena ambisi jabatan, tetapi dorongan dari berbagai pihak. Baik Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pemuda, Tokoh Agama, yang menginginkan perubahan nyata di Halmahera Barat bukan janji manis yang sering didengunkan oleh Pemimpin saat ini.

Masyarakat Halmahera Barat saat ini kata Martinus Djawa mereka tidak membutuhkan janji-janji manis, tetapi karya nyata sebagai seorang pemimpin itu yang diharapkan kata dia. (Jaja On). – 

 

Reporter: Fajarudin Limau

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11