Next Post

Nasri Minta Setiap Sekolah di Ternate Miliki Program Unggulan

5c6568c2-e22a-454a-910a-878311756a7a

Ternate – istanafm.com. Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menegaskan tidak ada lagi istilah sekolah favorit di Kota Ternate. Menurut dia, seluruh sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menjadi pilihan masyarakat melalui peningkatan prestasi serta kualitas pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Nasri saat menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMP Negeri 7 Ternate, Selasa, 14 Juli 2026.

Nasri mengatakan, pada tahun ajaran 2026 SMP Negeri 7 menerima sebanyak 384 peserta didik baru. Kehadirannya dalam kegiatan MPLS sekaligus untuk memastikan proses pengenalan lingkungan sekolah berjalan baik.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ternate berkomitmen mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah sehingga tidak ada lagi anggapan bahwa hanya sekolah tertentu yang menjadi favorit.

“Tidak ada lagi sekolah favorit. Favorit atau tidaknya sebuah sekolah bergantung pada prestasi yang dibangun oleh sekolah itu sendiri,” kata Nasri.

Menurut dia, predikat sekolah unggulan lahir dari kerja sama kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua dalam menciptakan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah juga akan terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan di sekolah.

Nasri mengaku telah berdiskusi dengan Kepala SMP Negeri 7 mengenai sejumlah kebutuhan sekolah. Salah satu yang menjadi perhatian ialah pengembangan fasilitas pendukung untuk kegiatan seni dan olahraga sebagai wadah pengembangan bakat siswa.

Ia menilai setiap sekolah perlu memiliki program unggulan atau ciri khas yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kalau setiap sekolah memiliki keunggulan atau branding masing-masing, mereka akan saling berkompetisi menciptakan prestasi. Dengan begitu, semua sekolah bisa dikenal dan menjadi pilihan masyarakat,” ujarnya.

Di SMP Negeri 7, kata Nasri, sejumlah potensi yang dapat dikembangkan antara lain bidang seni melalui vokal dan musik tradisional Maluku Utara, olahraga seperti sepak bola dan bulu tangkis, serta pembinaan keagamaan melalui tilawah dan baca tulis Al-Qur’an.

Menurut dia, pengembangan bidang akademik, nonakademik, dan pendidikan karakter harus berjalan seimbang agar mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi sekaligus berkarakter. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11