Ternate- Istanafm.com. Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI Perwakilan Maluku Utara, Adi Surahmat dalam siaran Persnya Rabu 12/08/2026, kepada sejumlah Awak Media di Sahid Bela Hotel Ternate, mengatakan bahwa masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan Investasi Bodong yang pada akhirnya penyesalan yang akan dituai, ujar Adi Surahmat.
Adi Surahmat Kepala OJK Perwakilan Maluku Utara menegaskan bahwa, Investasi Bodong yang menggunakan berbagai macam Aplikasi yang dipublikasikan melalui Media Sosial, itu secara Nasional OJK telah menutup ratusan Aplikasi tersebut. Bahkan, di Maluku Utara ada pengaduan yang sementara ditangani oleh OJK itu ada dua pengaduan terkait masalah Investasi Bodong, ujar Adi Surahmat.
Adi Surahmat juga menegaskan bahwa, masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan iming-iming bonus yang dipublikasikan oleh Aplikasi yang menawarkan produk Investasi yang tidak diketahui kebenarannya. Karena Investasi yang ditawarkan melalui Aplikasi Bodong itu adalah teknik baru penipuan yang sudah banyak memakan korban, ujar Kepala OJK.
Sehingga Kepala OJK menghimbau agar masyarakat hati-hati dalam berinvestasi. Seperti yang terjadi di Maluku Utara akhir-akhir ini, ada Investasi Bodong yang sudah memakan korban hingga Miliaran Rupiah, ujar Adi Surahmat. (Jaja On)