Next Post

PMI Maluku Utara Bangun Relawan Tangguh Lewat Temu Bakti II

IMG-20260114-WA0000

Ternate — istanafm.com. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku Utara menggelar Temu Bakti II dengan tema “Cerdas, Kreatif, Bersahabat, dan Berbakti” di Benteng Oranje, Kota Ternate. 

Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, dari 10 hingga 17 Januari 2026, dan diikuti 1.097 peserta dari 39 sekolah. Mereka merupakan anggota PMR tingkat Madya (SMP/madrasah tsanawiah) dan Wira (SMA/madrasah aliyah) yang berasal dari sejumlah daerah di Maluku Utara.

Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Ternate merasa terhormat menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Bakti II PMI Maluku Utara. Ia menyebut kegiatan tersebut penting sebagai wadah peningkatan kapasitas relawan sekaligus memperkuat jejaring persaudaraan antarwilayah.

“Temu Bakti ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan relawan, tetapi juga mempererat hubungan antarsekolah dan antardaerah. Inilah esensi PMI, yakni persaudaraan dan kemanusiaan,” ujar Tauhid.

Ia juga menyinggung kondisi kebencanaan yang masih dialami sejumlah wilayah di Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Barat. Menurutnya, Temu Bakti menjadi momentum strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kepedulian relawan PMI terhadap korban bencana.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Maluku Utara, Prof. Dr. Husen Alting, menjelaskan Temu Bakti II merupakan agenda yang sempat tertunda pada 2025 dan baru dapat dilaksanakan pada awal 2026. Kegiatan ini, kata dia, menjadi program reguler PMI Provinsi yang akan digelar setiap tahun.

“Temu Bakti ini adalah ajang silaturahmi sekaligus evaluasi pembinaan relawan PMI, baik di tingkat sekolah maupun kabupaten/kota. Kami ingin membentuk relawan yang cerdas, kreatif, bersahabat, dan berbakti kepada masyarakat,” katanya.

Husen juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk penggunaan Benteng Oranje sebagai lokasi acara.

Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, mewakili Gubernur Maluku Utara, secara resmi membuka rangkaian Temu Bakti II PMI Maluku Utara 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perkemahan dan belajar bersama, tetapi juga sarana membangun jejaring relawan yang lebih kuat dan responsif.

“PMI memiliki peran penting dalam tugas-tugas kemanusiaan, mulai dari kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana hingga pelayanan kesehatan. Melalui Temu Bakti ini, saya berharap lahir relawan-relawan yang memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Ia menambahkan, bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Halmahera Barat dan Halmahera Utara pada awal Januari 2026 menjadi pengingat pentingnya kehadiran relawan PMI di tengah masyarakat. Karena itu, para peserta Temu Bakti diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh materi yang diperoleh di lapangan.

Temu Bakti II PMI Maluku Utara diikuti delegasi dari Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah, serta melibatkan pembina PMR, pengurus PMI, dan instansi terkait. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11