Next Post

Rekayasa Nama Penerima, Korban Malah Yang Diperiksa

D890051E-161B-437A-8C7E-AA40DED291F8

TERNATE ISTANAFM – Sungguh miris, sudah terjatuh tertimpa tangga pula. Kalimat itu layak disandang oleh Syamsiar Muhammad, pegawai Honorer pada Satuan Polisi Pamon Praja (Satpol PP) Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, bantuan Covid 19 yang diberikan oleh Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara Tahun 2020 sebanyak 350 Paket merekayasa nama Syamsiar Muhammad sebagai penanggung jawab.

Lebih aneh lagi, Syamsiar Muhammad yang di korbankan, malah harus berurusan dengan Hukum dan bahkan korban juga tidak pernah menerima paket bantuan sembako tersebut.

Pasalnya, Syamsir Muhammad yang dikorbankan, tapi Syamsiar Muhammad yang dilperiksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, padahal Syamsiar Muhammad tidak pernah menerima bantuan tersebut.

Peristiwa ini berawal pada tahun 2020, dimana Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara menyerahkan bantuan Covid 19 berupa 350 paket Sembako untuk dibagikan ke seluruh Anggota Satpol PP provinsi Maluku Utara.

Dalam surat serah terima barang yang tandatangani oleh Kepala Biro Kesra Dihir Bajo, sementara penanggung jawab Shia Muhammad (bukan Syamsiar Muhammad-red), dimana namanya direkayasa maupun tanda tangannya.

Terkait hal itu, Syamsiar Muhammad, Jumat (23/6/2023) diperiksa oleh Penyidik Kejati Malut selama lima jam.

Usai diperiksa, Syamsiar Muhammad mengatakan, padahal nama yang tertera dalam Berita Acara Penyerahan tidak sama dengan nama yang ada di KTP miliknya.

“Bahkan tandatangan sayapun direkayasa, ini adalah sebuah modus operandi Tindak Pidana Kejahatan Penggelapan Bantuan Covid 19 yang memperkaya diri dengan. Mengorbankan orang lain,”tandasnya.

Yang menjadi pertanyaan, kata Syamsiar, mantan Kepala Biro Kesra tidak diperiksa sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada saat itu, malah kami hanya pegawai Satpol PP yang berstatus Honorer yang namanya dicatut yang diperiksa.

Sementara itu, mantan Kepala Biro Kesra Provinsi Maluku Utara Dihir Bajo hingga berita ini di publish, belum dapat di konfirmasi. (jaja on)

 

Editor: Team

Peliput: Fajarudin Limau

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11