Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Soal Cawapres, Nasdem Beda Pandangan dengan Demokrat

161B9C79-E82D-4D69-B8AA-5FF7BD5F2431

JAKARTA, ISTANA FM – Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari tak yakin bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan bakal mengumumkan bakal calon wakil presiden (cawapres) sebelum berangkat ibadah haji.

Pasalnya, hanya tinggal beberapa hari sebelum Anies bakal melaksanakan ibadah haji pada 22 Juni 2023.

“Kemungkinan kecil ya kalau sebelum berangkat haji akan diumumkan (cawapres),” kata Tobas, sapaannya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023).seperti di kutip pada laman kompas.com.

Tobas meminta agar ibadah haji yang bakal dijalankan oleh Anies tak perlu dikaitkan dengan politik praktis yang tengah berlangsung saat ini.

Sebelumnya, Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution menduga, Anies bakal mendoakan dirinya dan bakal cawapres yang telah ditentukannya saat menjalankan ibadah haji.

“Menurut saya, sudahlah kita pisahkan antara ibadah dan politik dan karena kita sudah menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk menentukan dan mengumumkan cawapres kepada Mas Anies, tinggal kita nanti tunggu ya kapan Mas Anies merasa bahwa ada momentum yang tepat sesuai dengan dinamika yang ada,” ujar Tobas.

Di sisi lain, Tobas tak ingin berkomentar banyak soal spekulasi Anies dan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani bakal bertemu di Tanah Suci. Sebab, kedua figur tersebut diduga bakal melakukan ibadah haji pada waktu yang bersamaan.

“Mau bertemu di sana, mau bertemu di Indonesia, yang penting kan semuanya tujuannya ketika di sana ibadah. Ketika di Indonesia mungkin bisa bicara politik, tapi di sana ya biar saja mengalir secara alamiah,” katanya.

Sebelumnya, Syahrial mengatakan ibadah haji yang hendak dijalankan oleh Anies erat kaitannya dengan upaya penjegalan yang dilakukan sejumlah pihak pada Partai Nasdem.

Tekanan tersebut, menurutnya, disebabkan oleh informasi bahwa Anies bakal segera mengumumkan pasangannya sebelum menunaikan ibadah haji.

“Apakah spekulasi ini akan terbukti? Kita lihat lah perkembangannya sebelum keberangkatan Mas Anies menunaikan ibadah haji,” kata Syahrial dalam keterangannya, Senin.

Diketahui, beberapa waktu belakangan Nasdem dan Demokrat kembali bersitegang karena perbedaan pandangan soal momentum deklarasi bakal Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendesak agar Anies segera menentukan pendampingnya agar mesin partai dapat bekerja optimal untuk pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali meminta Demokrat konsisten mematuhi nota kerja sama pembentukan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang menyerahkan mandat penentuan bakal cawapres di tangan Anies.

Ia meminta Demokrat berhenti mendesak Anies untuk segera mengumumkan siapa pendampingnya dan menuding tindakan Demokrat hanya upaya untuk mendesak agar AHY dipilih menjadi bakal cawapres.(kmps/mila)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11