Next Post

Terjatuh dari Longboat, Nelayan Asal Sulut Masih Dalam Pencarian

01b112a0-9d53-4a91-8cd2-8fde1c7bd668

Halmahera Utara — istanafm.com. Seorang nelayan asal Pulau Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu longboat saat melaut di perairan Halmahera Utara. Hingga Rabu, 18 Februari 2026, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate menerima laporan kejadian tersebut dari rekan korban, Siringer Manambing, yang saat itu ikut melaut bersama korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan Unit Siaga SAR Halmahera Timur untuk berkoordinasi dan bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP).

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Halmahera Timur langsung dikerahkan untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta bergerak menuju LKP untuk melaksanakan operasi SAR. Karena jarak terdekat dari LKP yaitu USS Haltim,” kata Iwan, Rabu, 18 Februari 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Istana FM, peristiwa itu bermula ketika korban bersama pelapor berangkat melaut dari Desa Pitu, Kabupaten Halmahera Utara menuju Pulau Sail pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIT untuk memancing.

Saat perjalanan pulang, Minggu malam, 15 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIT, korban diduga terjatuh ke laut di perairan Pulau Jiew ketika sedang buang air kecil di bagian buritan longboat. Pelapor yang sedang mengemudi baru menyadari korban hilang sekitar lima menit kemudian.

Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan selama kurang lebih tiga jam, namun tidak membuahkan hasil. Pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan.

Pada Rabu pagi pukul 06.18 WIT, Tim Rescue USS Halmahera Timur bersama unsur terkait mulai melakukan operasi pencarian dan evakuasi menggunakan longboat milik Polairud.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya USS Halmahera Timur, Pos TNI AL Halmahera Timur, Pos Polairud Halmahera Timur, serta masyarakat dan keluarga korban.

Korban diketahui bernama Jekson Samura, 50 tahun, laki-laki, warga Desa Lahu, Kecamatan Geme, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11