Next Post

Ternate Mulai Layani Transplantasi Kornea, 100 Pasien Katarak Ditargetkan

e0f22ce8-9b0d-4f4e-bc31-b8fd8b39cd4c

Ternate – istanafm.com. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie (ChB) Maluku Utara menggelar bakti sosial operasi transplantasi kornea dan katarak. Program transplantasi kornea tersebut menjadi yang pertama digelar di kawasan Indonesia Timur.

Program bertema “Melihat adalah Anugerah” itu dibuka Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di RSUD Chasan Boesoirie, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku Utara, RSUP Dr. Sardjito Kementerian Kesehatan, PT Erela, Duke GO, Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Sarbin mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan transplantasi kornea tersebut, terutama tim dokter dari Universitas Gadjah Mada. Menurut dia, program itu membuka akses layanan kesehatan mata yang lebih luas bagi masyarakat Maluku Utara.

Ia meminta Dinas Kesehatan Maluku Utara ikut mendampingi pelaksanaan program tersebut. Kegiatan kali ini menargetkan 18 pasien menjalani transplantasi kornea dan 100 pasien operasi katarak.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Tentunya harapan besar kami kegiatan ini bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Sarbin.

Menurut Sarbin, keberlanjutan program dibutuhkan agar masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan dapat memperoleh layanan kesehatan mata tanpa harus pergi ke luar daerah.

Direktur PT Erela, Lily Radite Handojo, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan kesehatan.

“Target program ini membantu masyarakat supaya bisa mengakses layanan kesehatan, terutama mata, dengan mudah,” kata Lily.

Ia mengatakan operasi katarak dan transplantasi kornea diharapkan membantu mengurangi angka kebutaan akibat gangguan atau kerusakan kornea, khususnya di Maluku Utara.

Program tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperluas layanan kesehatan mata di daerah. Transplantasi kornea merupakan tindakan medis untuk mengganti bagian kornea yang mengalami kerusakan dengan jaringan kornea donor sehingga fungsi penglihatan pasien dapat dipulihkan atau diperbaiki. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11