Ternate- Istanafm.com. Puluhan Aktivis Peduli Lingkungan yang tergabung dalam berbagai Elemen Gerakan, Senin 15/06/2026, melakukan Aksi Unjuk Rasa didepan Kantor Penghubung Pemerintah Daerah Provinsi Maluku di Jalan A.Yani Ternate.
Puluhan Aktivis ini selain berorasi, mereka juga menbagikan selebaran yang berisi pernyataan sikap, terkait tiga pulau di wilayah Halmahera Tengah, yang dikuasai oleh PT . IWIP dalam proses pengelolaan Tambang Nikel di Pulau Mort, Sayafi dan pulau Liwo.
Demi menjaga ekosistem lingkungan diketiga pulau tersebut. Maka Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara segera mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan alam Halmahera, teriak salah satu aktivis dalam orasinya.
Dari pengamatan Istanafm.com terlihat sejumlah spanduk yang terbuat dari berbagai karton bekas, dengan berbagai tulisan, terkait penolakan atas pengelolaan ketiga pulau dibawah pengelolaan PT. IWIP tersebut.
Para Aktivis Peduli Lingkungan ini juga, menegaskan dalam orasinya bahwa, hutan Halmahera sudah berada pada titik kulminasi yang sangat memprihatinkan. Akibat tingginya tingkat kerusakan Lingkungan yang disebabkan oleh Eksplorasi Pertambangan Nikel.
Aksi di Kantor Penghubung Pemda Malut ini, mendapat pengawalan ketat dari Aparat Kepolisian hingga Massa Aksi membubarkan diri dengan teratur. (Jaja On)