Ternate- Istanafm.com. Holding Statement terkait Pemberitaan KMP. Kerapu dan Kegiatan Charter di Maitara, Kota Tidore Kepulauan, dijelaskan secara transparan oleh pihak Management PT. ASDP Ternate, Jumat 14/08/2026.
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ternate menghormati perhatian masyarakat dan media terhadap penyelenggaraan layanan penyeberangan di wilayah Ternate. Setiap masukan merupakan bagian dari kontrol publik yang kami sikapi secara terbuka, objektif, dan berdasarkan fakta serta ketentuan yang berlaku, ujar Plt.General Manager PT. ASDP Indonesia (Persero) Cabang Ternate Junda Imanuel O. Pangabean.
Lanjut Junda Imanuael O. Pangabean Terkait pemberitaan mengenai KMP Kerapu di Pulau Maitara, dapat kami sampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan charter kapal dalam skema kerja sama business-to-business (B2B), sebagai salah satu bentuk pemanfaatan aset perusahaan untuk mendukung kebutuhan pengguna jasa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme internal perusahaan serta proses koordinasi dan persetujuan sesuai kewenangan yang berlaku di lingkungan ASDP, sehingga bukan merupakan keputusan yang dilakukan secara sepihak oleh ASDP Cabang Ternate Kkqtq Junda.
Junda Imanuel O. Pangabean juga menambahkan bahwa, Dalam pelaksanaannya, ASDP tetap menempatkan pelayanan reguler dan keperintisan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Pemanfaatan KMP Kerapu untuk kegiatan charter dilakukan dengan memperhatikan jadwal operasional kapal sehingga tidak mengganggu pelayanan reguler maupun keperintisan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kegiatan tetap dijalankan dengan menjaga keberlangsungan pelayanan utama ASDP kepada masyarakat kata Junda.
Junda Imanuel O. Pangabean juga menambahkan bahwa, ASDP secara konsisten menempatkan prinsip 3S — Safety, Service, and Security sebagai prioritas dalam setiap kegiatan operasional, termasuk kegiatan charter. Untuk memastikan prinsip tersebut tetap terjaga, perusahaan menjalankan fungsi kontrol, pengawasan, dan pengendalian operasional sesuai kebutuhan di lapangan, ujar Junda Imanuel O. Pangabean. (Jaja On)