Next Post

Cegah Radikalisme Digital, Densus 88 Sosialisasi di SMA Kristen Tobelo

33a33562-13cb-4b43-a4f3-36d20844875e

Ternate – istanafm.com. Unit Pencegahan dan Identifikasi Sosial (Idensos) Satgas Wilayah Maluku Utara Densus 88 Antiteror Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme di kalangan pelajar melalui program Densus Goes to School Save Generation. Kegiatan ini menyasar pelajar SMA Kristen Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat, 23 Januari 2026.

Sosialisasi yang dimulai pukul 08.00 WIT itu diikuti 565 siswa serta para guru. Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah SMA Kristen Tobelo, Stevi Lewaherilla.

Kanit Cegah Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri, IPTU Herry Rinsampessy, mengatakan pelajar menjadi kelompok rentan terhadap upaya perekrutan kelompok terorisme melalui media sosial dan game online.

Modus yang digunakan, kata Herry, antara lain pendekatan personal dan membangun kepercayaan, atau dikenal dengan istilah digital grooming.

“Anak-anak dan remaja kerap menjadi target karena masih dalam fase pencarian jati diri dan mudah dipengaruhi,” kata Herry dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan proses radikalisasi, faktor yang membuat anak usia sekolah rentan terpapar paham radikal, serta cara melindungi diri dari konten ekstremisme di ruang digital. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya literasi digital dan sikap kritis dalam menggunakan media sosial.

Menurut Herry, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan, tetapi membutuhkan peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.

“Pelajar harus dibekali kemampuan untuk bermedia sosial secara sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Densus 88 memberikan sejumlah imbauan kepada para pelajar, di antaranya menghormati perbedaan agama, suku, dan budaya, aktif dalam kegiatan positif di sekolah, menjaga komunikasi dengan keluarga dan guru, bergaul di lingkungan yang sehat, serta menghindari praktik perundungan.

Melalui program ini, Densus 88 berharap pelajar dapat menjadi generasi yang toleran dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh radikalisme, khususnya yang berkembang di ruang digital. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11