Ternate– Istanafm.com. Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, resmi melantik Firman Mudaffar Sjah sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Samin Marsaoly sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Ake Gaale periode 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Perumda Ake Gaale, Kamis (16/4/2026) kemaring.
Sementara Dewan Pengawas Samin Marsaoly kepada sejumlah Awak Media Jumat 17/04/2026, menegaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) saat ini adalah aspek tata kelola manajemen yang belum optimal.
Samon Marsaoly menyebutkan bahwa selama kurang lebih 36 tahun berdiri, Perumda belum pernah memberikan kontribusi berupa deviden kepada Pemerintah Daerah Kota Ternate.
Karena Selama ini yang terjadi kata Samin Marsaoly adalah penyertaan modal terus-menerus. Bahkan dalam lima tahun terakhir sudah tidak ada lagi penyertaan modal, namun perusahaan juga belum mampu memberikan kontribusi dan keuntungan secara nyata kepada Pemerintah Daerah, ujarnya.
Menurut Samin Marsaoly, kondisi ini menunjukkan bahwa Perumda belum dikelola secara maksimal sebagai entitas bisnis yang sehat dan mandiri.
Sehingga Samin Marsaoly selaku Dewan Pengawas menekankan, pentingnya pembenahan tata kelola, terutama dalam hal komposisi belanja perusahaan. Ia menilai belanja operasional harus lebih diprioritaskan dibanding belanja administrasi.
Selain itu, ia juga menyoroti tingginya beban pegawai yang dinilai sudah melebihi rasio ideal kata Sam8n Marsaoly.
Lanjut Kepala BKSDM Kita Ternate ini bahwa, “belanja pegawai sudah mencapai sekitar 40 persen dari pendapatan. Dalam sebulan, gaji pegawai bisa mencapai Rp2,4 miliar, sementara biaya listrik sekitar Rp2 Miliar. Ini harus diefisiensikan,” kata Samin Marsaoly.
Selaku Ketua Dewan Pengawas Samin Marsaoly menyarankan agar Perusahaan untuk sementara waktu, tidak melakukan penambahan Pegawai. Serta melakukan penataan dan pembenahan internal agar lebih produktif dan efisien, ujarnya.
Lanjut Ketua Dewas bahwa untuk merealisasikan hal tersebut, Perumda Ake Gale didorong menjalin kemitraan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), dengan dukungan pendanaan dari pemerintah.
Sementara itu, untuk langkah jangka pendek, ia menegaskan perlunya fokus pada efisiensi operasional, penataan manajemen, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, jelas Samin Marsaoly. (Jaja On)