Next Post

DLH Akui Kendala Teknis, Sampah Menumpuk di Pasar Gamalama

1000221150

Ternate — istanafm.com. Tumpukan sampah di bak penampungan di salah satu ruas jalan kawasan pasar Gamalama, Kota Ternate dikeluhkan warga karena telah menutup sebagian bahu jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sampah yang tidak terangkut itu bahkan meluber hingga ke badan jalan, sehingga menyulitkan akses keluar-masuk kendaraan.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sampah di lokasi tersebut sudah lebih dari satu bulan tidak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Sudah hampir dua bulan sampah ini tidak diangkut. Awalnya ada dua kontainer, tapi satu dipindahkan ke Bastiong dengan alasan rusak. Kalau rusak, seharusnya diperbaiki, bukan dibiarkan,” ujarnya saat ditemui Istana FM di lokasi pada Sabtu, 10 Januari 2025. 

Menurutnya, sampah tersebut didominasi limbah pedagang pasar, terutama sampah sayuran dan ikan. Akibat penumpukan itu, kendaraan pengangkut ikan dan es mengalami kesulitan melintas.

“Ini jalur utama keluar-masuk. Mobil ikan dan mobil es setengah mati lewat sini,” keluhnya.

Ia juga menyoroti retribusi kebersihan yang rutin dibayarkan para pedagang, namun tidak diimbangi dengan pelayanan pengangkutan sampah yang optimal.

“Pedagang bayar retribusi, ada yang Rp20 ribu sampai Rp30 ribu. Tapi sampah tidak diangkut. Ini pasar dengan retribusi paling besar,” tegasnya.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate segera mengambil langkah konkret, mulai dari memperbaiki atau mengganti kontainer sampah, menambah jumlah kontainer, hingga mengevaluasi kinerja petugas pengangkut sampah.

“Ini harus segera diangkut. Jangan dibiarkan karena mengganggu orang belanja dan lalu lintas. Kalau dibiarkan terus, bisa berdampak ke kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Ternate, Asmal, mengatakan keterlambatan pengangkutan sampah disebabkan kendala teknis pada kendaraan operasional.

“Sementara sedang diselesaikan. Ada kendala teknis pada kendaraan sehingga pengangkutan agak terlambat,” kata Asmal saat dikonfirmasi Istana FM.

Asmal juga membantah adanya sampah yang tidak diangkut selama berbulan-bulan. Ia menegaskan, keterlambatan pengangkutan di lokasi tersebut hanya berlangsung sekitar dua hari. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11