Ternate – istanafm.com. Tiga calon Dekan Fakultas Teknik Universitas Khairun (Fatek Unkhair) memaparkan visi, misi, dan program kerja periode 2026–2030 di Aula Agus B. Pranata Fatek Unkhair, Kamis, 8 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair Dr. Hasan Hamid, M.Si, Ketua Senat Fakultas Teknik Unkhair Ir. Firman, S.Pd., MT, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Ketiga calon dekan yang memaparkan program kerja yakni Dr. Ir. Kadri Daud, ST., MT; Ir. Endah Harisun, ST., MT; dan Dr. Ir. Abdul Gaus, ST., MT, IPM, ASEAN Eng.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M.Si, dalam sambutannya mengapresiasi panitia penjaringan, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pemaparan program kerja calon dekan tidak sekadar tahapan administratif, tetapi merupakan bagian dari proses transformasi pendidikan tinggi, khususnya pendidikan keteknikan di Universitas Khairun.
Dr. Hasan menegaskan, transformasi Fakultas Teknik hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat, baik internal di lingkungan universitas maupun dengan mitra strategis eksternal.
Ia menyebut terdapat 11 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus diwujudkan, terdiri atas enam IKU wajib dan satu IKU pilihan, yang menjadi acuan program kerja Fakultas Teknik periode 2026–2030.
“Gagasan yang disampaikan para calon dekan diharapkan mampu mendorong transformasi fakultas sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dr. Hasan juga mengajak seluruh sivitas akademika mendukung siapa pun yang terpilih sebagai dekan, karena jabatan tersebut merupakan amanah untuk kemajuan Fakultas Teknik dan Universitas Khairun.
Sementara itu, Ketua Senat Fakultas Teknik Unkhair, Ir. Firman, S.Pd., MT, secara resmi membuka rapat senat fakultas yang diperluas. Ia menjelaskan proses penjaringan calon dekan telah dimulai sejak Oktober 2025 melalui pembentukan panitia oleh Senat Fakultas.
Hasil pendaftaran dan verifikasi administrasi serta kepangkatan menetapkan tiga calon dekan yang memenuhi syarat.
“Calon Dekan Fakultas Teknik periode 2026–2030 yang dinyatakan memenuhi syarat adalah Dr. Ir. Kadri Daud, ST., MT; Ir. Endah Harisun, ST., MT; dan Dr. Ir. Abdul Gaus, ST., MT, IPM, ASEAN Eng,” ujar Firman.
Firman berharap dekan terpilih mampu memimpin fakultas secara optimal dengan tetap menjunjung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Paparan pertama disampaikan Dr. Ir. Kadri Daud, ST., MT, yang menegaskan program kerjanya berlandaskan statuta universitas dan regulasi pendidikan tinggi, termasuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012.
Ia menekankan pengelolaan Fakultas Teknik yang terstruktur, taat regulasi, serta berorientasi pada peningkatan mutu akademik dan nonakademik.
Dr. Kadri mengusung visi “Fakultas Teknik Unggul Berdaya Saing melalui Transformasi Pendidikan Teknologi, Riset, dan Inovasi Berbudaya Reputasi Global dan Berkelanjutan.”
Visi tersebut dijabarkan dalam tiga pilar pengembangan, yakni transformasi, daya saing global, dan humanis, yang diwujudkan melalui tujuh program prioritas, mulai dari tata kelola keuangan yang transparan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan mahasiswa.
Calon petahana Ir. Endah Harisun, ST., MT, memaparkan visi “Menjadi Fakultas Teknik yang unggul, inovatif, dan berdampak dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis kepulauan dan kemajemukan menuju 2030.”
Ia menekankan penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan Engineering Bootcamp lintas program studi, peningkatan akreditasi nasional dan internasional, serta penguatan riset unggulan kepulauan.
Ir. Endah juga menargetkan peningkatan publikasi bereputasi, perolehan paten atau HKI, penyelenggaraan konferensi internasional tahunan, serta pengabdian masyarakat melalui program Engineering for Island Community berbasis living lab.
Sementara itu, Dr. Ir. Abdul Gaus, ST., MT, IPM, ASEAN Eng, menekankan pentingnya akselerasi pengembangan Fakultas Teknik berbasis pengalaman dan data nasional, sejalan dengan visi universitas, visi rektor terpilih, dan kebijakan nasional.
Ia menyoroti penguatan sumber daya manusia dosen sebagai kunci internasionalisasi, didukung penguatan kurikulum OBE, riset dan inovasi berbasis kepulauan, pengabdian berkelanjutan, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Dr. Abdul juga mendorong pengembangan pendidikan jarak jauh, pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi, penguatan kemitraan, dan digitalisasi layanan akademik.
Paparan visi, misi, dan program kerja calon dekan Fakultas Teknik Unkhair periode 2026–2030 dipandu Ir. Imam Hizbullah, ST., MT, dan menjadi tahapan penting dalam proses pemilihan dekan. (Rifal)