Ternate – istanafm.com. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., menerima kunjungan Guru Besar Universitas Malaya, Prof. Dr. Siti Nadiah Abdul Halim, di ruang Wakil Rektor III Unkhair, Gedung Rektorat Kampus II Ternate, Rabu, 17 Desember 2025.
Kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama internasional antara FKIP Unkhair dan Fakultas Sains Universitas Malaya yang telah berlangsung sejak 2022. Kerja sama ini mencakup penguatan bidang pengajaran, penelitian, serta pengembangan jejaring akademik internasional.
“Kerja sama ini telah memberikan dampak positif, terutama dalam pengajaran dan penelitian internasional. Pertemuan hari ini difokuskan pada pendalaman Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan pengajaran,” kata Abdu Mas’ud.
Ia menjelaskan, setelah penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada 2023, kedua institusi sepakat melanjutkan kolaborasi melalui berbagai kegiatan ilmiah dan riset bersama. Pada 2025, kerja sama tersebut memasuki tahap lanjutan dengan membuka peluang program double degree bagi mahasiswa magister (S2).
“Program double degree ini memungkinkan mahasiswa memperoleh gelar dari Unkhair dan Universitas Malaya. Ini penting untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas jejaring internasional mahasiswa,” ujar Abdu.
Selain program akademik, kedua pihak juga membahas peluang beasiswa bagi dosen dan mahasiswa Unkhair yang berminat melanjutkan studi di Universitas Malaya. Menurut Abdu, skema beasiswa tersebut berasal dari berbagai sumber, baik internal universitas maupun kementerian terkait.
Dalam konteks yang lebih luas, Abdu menilai kerja sama internasional ini berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) FKIP Unkhair, terutama pada aspek pengajaran dan penelitian berskala internasional. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong FKIP Unkhair meraih akreditasi unggul dan meningkatkan reputasi akademik universitas di tingkat global. (Rifal)