Next Post

Kemensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Maluku Utara

41578509-095b-4c85-bfb8-5009ecde20ee

Ternate — istanafm.com. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Robben Rico, mendorong pembangunan sekolah rakyat permanen di Provinsi Maluku Utara. Dorongan ini disampaikan saat kunjungan ke Sekolah Rakyat tahap I C di Kota Ternate.

“Kami bersama tim melakukan kunjungan untuk melihat langsung penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahap satu C di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate. Sekolah ini sudah berjalan sekitar tiga bulan,” ujar Robben Rico saat meninjau Sekolah Rakyat di Sentra Wasana Bahagia, Rabu, 17 Desember 2025.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat, kata Robben, sejauh ini menunjukkan hasil positif. Anak-anak dinilai mulai mampu beradaptasi dengan kehidupan berasrama, termasuk membangun kedisiplinan dan kemandirian sejak dini.

“Alhamdulillah berjalan dengan baik. Anak-anak sudah bisa mengikuti tata cara hidup di asrama dengan disiplin. Harapan kami, ke depan mereka menjadi generasi hebat di Maluku Utara,” katanya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kemensos mendorong pembangunan Sekolah Rakyat yang bersifat permanen di Maluku Utara. Robben berharap, pembangunan fisik sekolah permanen dapat berjalan lancar sehingga seluruh peserta didik dapat dipindahkan dari fasilitas sementara ke sekolah yang lebih representatif.

Ia mengungkapkan, terdapat dua lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan Sekolah Rakyat permanen, masing-masing di Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara. Pembangunan kedua sekolah tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2026.

Selain pembangunan sarana pendidikan, Robben menegaskan komitmen Kemensos dalam mendukung pemerintah daerah untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya kelompok masyarakat rentan.

“Kemensos akan terus mendukung pemerintah daerah ketika warganya memang membutuhkan bantuan, terutama masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat, menurut Kemensos, menjadi salah satu instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, sekaligus memperluas akses layanan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11