Tobelo- Isranafm.com. Gunung Api Dokuno di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Rabu 29/07/2026. Kembali meletus dengan semburan debu vulkanik yang tebal sehingga menghalangi penerbangan dari Kabupaten Pulau Morotai ke Ternate, dan sebaliknya Ternate Morotai.
Informasi yang diterima Media Grup dari KESDM pada Pos Pemantau Gunung Api Dokuno Kamis 30/07/2026 dijelaskan bahwa, Gunung jelas kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal hingga sedang dan tinggi 100-300 m di atas puncak Gunung Dukono dalam status Level II (Waspada).
KESDM pada Pos Pemantau Gunung Dukono telah merekomendasikan :
(1). Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
(2). Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Sampai berita ini dipublikasikan Penerbangan antara Morotai Ternate, dan Ternate menuju Morotai belum ada kepastian jadwal penerbangan, ujar rekan Media Grup di Kota Tobelo. (Jaja On)