Next Post

Kontingen Pesparawi Maluku Utara Bidik Prestasi di Manokwari

b8ea751b-2e57-4fbd-a286-52d6cb49e3a4

Ternate – istanafm.com. Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Maluku Utara untuk mengikuti Pesparawi Nasional XV di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, yang berlangsung pada 18–28 Juni 2026. Sebanyak 280 peserta dan ofisial akan mewakili daerah pada ajang dua tahunan tersebut.

Pelepasan kontingen digelar di Gedung Gereja GMIH Eben Haezer, Ternate, Kamis malam, 18 Juni 2026, mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu” yang diambil dari Mazmur 34:2a.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Maluku Utara, Harifal Nally Thomas, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan sejak lebih dari satu tahun terakhir. Menurut dia, Maluku Utara akan mengikuti 12 mata lomba yang melibatkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota.

Ia menjelaskan, kontingen terdiri atas sejumlah kategori, di antaranya paduan suara campuran dewasa, paduan suara pemuda, paduan suara wanita, paduan suara pria, paduan suara anak, vokal grup, musik gerejawi, hingga solois anak. Basis pelatihan para peserta tersebar di Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Barat, Pulau Morotai, dan Halmahera Timur.

Harifal mengajak seluruh peserta menjaga kekompakan selama mengikuti perlombaan. Menurut dia, seluruh peserta kini membawa nama Maluku Utara sebagai satu kontingen, sehingga harus mengesampingkan identitas daerah asal masing-masing.

“Kita sudah satu kontingen, satu Maluku Utara. Mari saling berkoordinasi dan menjaga kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Amar Manaf, mengatakan pemerintah terus memberikan dukungan terhadap pembinaan kehidupan beragama, termasuk melalui penyelenggaraan Pesparawi.

Menurut dia, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi paduan suara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat penghayatan dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesparawi bukan hanya menampilkan kemampuan peserta dalam bernyanyi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai agama membentuk karakter dan diwujudkan dalam kehidupan kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, meminta seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama berada di Manokwari. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan sportivitas selama mengikuti perlombaan.

Sarbin juga mendorong kontingen Maluku Utara tampil maksimal dan membawa pulang prestasi.

“Kalau ikut lomba, targetnya harus juara. Tampilkan yang terbaik, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa Maluku Utara mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.

Berdasarkan jadwal panitia, kontingen Maluku Utara mulai diberangkatkan ke Manokwari pada 19 Juni 2026. Selain mengikuti perlombaan, peserta juga akan mengikuti seminar, musyawarah nasional, dan kegiatan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Pesparawi Nasional XV. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11