Ternate – istanafm.com. Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengoptimalkan sistem pemesanan tiket daring dalam program Mudik Bersubsidi Natal dan Tahun Baru 2025 guna menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan pembelajaran dari mudik Lebaran tahun sebelumnya menjadi alasan utama penerapan sistem tiket online. “Tahun lalu terjadi antrean panjang dan keterlambatan tiket. Dengan sistem online, kendala itu bisa dihindari,” kata Sherly saat pelepasan KM Agil Pratama 04 di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Rabu, 24 Desember 2025.
Masyarakat, kata dia, dapat membeli tiket melalui aplikasi Ferynesia maupun secara langsung di loket resmi. “Bisa lewat aplikasi, bisa juga datang langsung membeli tiket,” ujarnya.
KM Agil Pratama 04 melayani rute Sanana dan Taliabu dengan kapasitas 360 penumpang. Kapal tersebut merupakan bagian dari rangkaian program mudik bersubsidi yang berlangsung dari 20 sampai 30 Desember 2025.
Selain rute tersebut, Pemprov Maluku Utara juga menyiapkan pelayaran hampir setiap hari, termasuk rute Babang yang dijadwalkan kembali beroperasi pada 25 Desember 2025.
Sherly menyebut, selain kapal laut, pemerintah juga menyediakan layanan bus antarwilayah serta diskon tarif feri sebesar 50 persen. “Dari feri bisa langsung naik bus. Sistemnya dibuat sederhana agar masyarakat tidak kesulitan,” katanya.
Ia berharap kombinasi subsidi transportasi dan digitalisasi layanan tiket dapat membuat arus mudik Natal dan Tahun Baru di Maluku Utara berlangsung lebih tertib dan lancar. (Rifal)