Ternate – istanafm.com. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara periode 2024-2029 resmi dilantik. Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan melantik kepengurusan tersebut di Duafa Center, Kota Ternate, Selasa malam, 4 Agustus 2026.
Pelantikan menjadi momentum bagi kepengurusan baru PAN Maluku Utara untuk memperkuat konsolidasi menghadapi Pemilu 2029. Ketua DPW PAN Maluku Utara, Kasman Hi. Ahmad, mengatakan partainya menargetkan masuk tiga besar perolehan suara di Maluku Utara.
Kasman mengatakan konsolidasi akan dimulai dari tingkat desa. Menurut dia, penguatan basis dan kedekatan dengan masyarakat menjadi pekerjaan utama kepengurusan PAN lima tahun ke depan.
“Kekuatan yang bisa dikumpulkan itu basisnya desa. Kita harus turun ke desa. Pertama konsolidasi, yang kedua bagaimana mendekatkan PAN dengan masyarakat,” kata Kasman.
Ia mengatakan PAN tidak ingin hanya hadir sebagai mesin politik ketika pemilu berlangsung. Partai, kata dia, harus menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat melalui posisi kader yang berada di pemerintahan maupun legislatif.
“Backbone PAN itu kerja nyata, bantu rakyat. Dengan akses dan posisi yang kita miliki, baik di pemerintahan maupun di DPR, kita akan gunakan untuk bagaimana PAN itu berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.
Kasman mengatakan PAN Maluku Utara akan dibangun sebagai partai yang modern, profesional, dan berbasis data. Menurut dia, pola pengelolaan partai tidak bisa lagi hanya mengandalkan kekuatan politik tanpa mengetahui kebutuhan masyarakat secara terukur.
“Kita akan menjadikan partai yang betul-betul modern, profesional dan berbasis data,” katanya.
Target tiga besar tersebut sejalan dengan target yang dipasang Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan secara nasional. Zulkifli mengatakan PAN memiliki peluang untuk mencapai target tersebut pada Pemilu 2029.
“Insyaallah 2029 akan menjadi tiga besar. Mungkin ada yang tidak yakin, nanti lihat saja,” kata Zulkifli dalam sambutannya.
Zulkifli meminta kader PAN Maluku Utara memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat bawah. Ia menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga sejauh mana kader hadir dan bekerja bersama masyarakat.
Menurut Zulkifli, partai politik harus kembali pada fungsi utamanya sebagai instrumen perjuangan rakyat. Ia mengingatkan PAN lahir dari gerakan reformasi sehingga harus tetap membawa semangat perubahan tersebut.
Pelantikan pengurus turut dihadiri jajaran pengurus PAN, kader, serta sejumlah undangan. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat struktur partai di seluruh daerah pemilihan di Maluku Utara menjelang Pemilu 2029. (Rifal)