Ternate — istanafm.com. Kepala Cabang PT Pelni Ternate, M. Lutfi Israr Sutan, mengimbau masyarakat menggunakan jalur resmi dalam pembelian tiket kapal laut selama arus balik Lebaran 2026. Ia juga mengingatkan penumpang agar mewaspadai maraknya penipuan yang mengatasnamakan Pelni.
Ia menjelaskan, sebelum masa angkutan Lebaran, Pelni bersama instansi terkait telah menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate. Rapat tersebut membahas kesiapan layanan embarkasi dan debarkasi, termasuk fasilitas terminal dan sistem pelayanan tiket.
Lutfi mengatakan, sistem penjualan tiket kini telah berbasis digital. Calon penumpang dapat membeli tiket melalui berbagai kanal resmi, seperti aplikasi Pelni Mobile, layanan perbankan, serta gerai ritel yang bekerja sama.
“Penumpang tidak perlu lagi datang ke loket. Cukup melakukan check-in saat hari keberangkatan,” kata Lutfi kepada Istana FM di ruang kerjanya pada Kamis, 26 Maret 2026.
Meski demikian, ia menegaskan masyarakat harus berhati-hati terhadap praktik penipuan, terutama yang menawarkan pembelian tiket melalui media sosial atau transfer ke rekening pribadi.
“Kalau ada yang mengatasnamakan Pelni dan meminta transfer ke perorangan, itu pasti penipuan,” ujar Lutfi.
Ia mengimbau calon penumpang membeli tiket hanya melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan Pelni atau langsung di loket. Selain itu, penumpang juga dapat memantau ketersediaan kursi secara transparan melalui aplikasi.
“Kalau tiket sudah habis, sebaiknya menunggu keberangkatan berikutnya demi kenyamanan dan keselamatan,” katanya.
Lutfi juga mengingatkan penumpang agar tidak membawa barang berlebihan serta datang lebih awal ke terminal. Ia menyarankan penumpang sudah berada di pelabuhan setidaknya dua jam sebelum kapal tiba untuk proses check-in.
“Kami berharap arus balik berjalan aman dan tertib. Penumpang juga diharapkan mempersiapkan perjalanan dengan baik,” ujar Lutfi. (Rifal)