Next Post

Pendaki Sakit di Gamalama Berhasil Dievakuasi Tim SAR

cd976dc8-6f49-4398-af49-00291be0124d

Ternate — istanafm.com. Tim SAR gabungan mengevakuasi Halida Lasakolah, 21 tahun, pendaki yang mengalami sakit saat turun dari puncak Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara. Halida ditemukan dalam kondisi selamat dan kemudian dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani melalui Bagian Humas Icshan mengatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan atau melakukan intercept terhadap Halida di Pos 3 jalur pendakian pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 16.46 WIT.

“Tim SAR gabungan berhasil melaksanakan intercept terhadap korban di Pos 3 dan langsung memberikan bantuan medis dasar,” kata Icshan dalam keterangannya.

Halida sebelumnya dilaporkan mengalami sakit saat turun dari puncak Gunung Gamalama. Ia tidak mampu melanjutkan perjalanan setelah tiba di Pos 5 sehingga rekan-rekannya meminta bantuan kepada Kantor SAR Ternate.

Proses evakuasi kemudian dilakukan dari Pos 5 menuju Kelurahan Moya. Tim SAR harus menurunkan korban menggunakan tandu karena kondisi Halida masih lemas.

Evakuasi berlangsung hingga dini hari. Medan pendakian yang terjal dan kondisi malam membuat proses penurunan korban membutuhkan kehati-hatian.

Sekitar pukul 01.55 WIT, Tim SAR gabungan tiba di Kelurahan Moya dengan membawa Halida. Selanjutnya, korban dibawa menuju RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Pada pukul 02.18 WIT, tim tiba di rumah sakit dan menyerahkan Halida kepada petugas medis serta keluarganya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dengan berhasil dievakuasinya korban dalam kondisi selamat, Kantor SAR Ternate menyatakan operasi SAR selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, RSUD Chasan Boesoirie Ternate, komunitas pencinta alam, serta masyarakat setempat.

Halida merupakan warga Kelurahan Akehuda, Kota Ternate. Setelah mendapat penanganan di rumah sakit, kondisi selanjutnya diserahkan kepada pihak medis dan keluarga. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11