Ternate- Istanafm.com. Keindahan Taman Pantai Falajawa di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Muhajirin Kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara, sudah tidak seindah dulu lagi. Kerusakan pada nama taman yang terlihat bolong-bolong karena bahan yang dipakai kualitasnya rendah dan mudah rusak.
Jaidun salah satu warga Kota Ternate yang juga Aktivis Peduli Lingkungan ini, kepada Istanafm. com Selasa 14/04/2026, menegaskan bahwa, Proyek Taman Pantai Falajawa ini, dikerjakan asal jadi. Bahkan bahan yang dipakai untuk nama Taman, adalah bahan yang berkualitas jelek dan mudah rusak, ujar Jaidun.
Jaidun juga menambahkan bahwa, seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, selaku pihak yang menyediakan anggaran untuk Pembangunan Taman Pantai Falajawa, harus jeli dalam melakukan pengawasan saat proses pekerjaan itu berlangsung, tegas Jaidun.
Lanjut Aktivis jebolan Universitas Jayabaya ini, bahwa pihak DLH Kota Ternate harus memastikan betul, bahan yang digunakan untuk pembuatan nama Taman, harus bahan yang berkualitas dan tahan lama. Kalau seandainya nama Taman bahan yang digunakan itu berbahan Viber Glass, maka sudah barang tentu kondisinya tidak seperti yang ada saat ini, sembur Jaidun.
Jaidun sebelum mengakhiri komentarnya meminta secara tegas agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Maluku Utara, segera melakukan pemeriksaan Anggaran Proyek tersebut. Apakah nilai kontrak sudah sesuai dengan kualitas pekerjaan dilapangan, serta bahan yang digunakan juga sesuai standar atau tidak ujar Jaidun. (Jaja On)