Ternate – istanafm.com. Hujan deras yang mengguyur Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, memicu banjir bandang pada Kamis dini hari, 12 Maret 2026.
Hujan yang berlangsung sekitar lima jam, sejak pukul 01.00 hingga 05.30 WIT, menyebabkan air meluap dan menerjang permukiman warga.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 34 rumah warga terdampak banjir bandang tersebut. Sebanyak 17 rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara satu rumah lainnya hilang tersapu arus.
Peristiwa itu membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebagian harta benda warga dilaporkan tidak sempat diselamatkan.
Salah satu warga terdampak, Zul, mengatakan hujan deras mulai turun sekitar pukul 01.00 WIT dan berlangsung tanpa henti selama beberapa jam.
“Sekitar jam satu malam hujan deras mulai turun dan tidak berhenti. Air kemudian meluap dan langsung menerjang rumah warga. Kami semua panik dan berusaha menyelamatkan diri,” kata Zul.
Hingga kini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Hi. Samsudin, belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini maupun jumlah pasti warga terdampak.
Warga memperkirakan kerugian material akibat banjir bandang tersebut mencapai miliaran rupiah. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pendataan serta penanganan terhadap warga yang terdampak bencana. (Rifal)