Ternate – istanafm.com. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, menyoroti capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Maluku Utara yang masih berada pada posisi rendah secara nasional.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa.
Pernyataan itu disampaikan Ridwan saat menghadiri acara penamatan siswa kelas IX SMP Katolik Bintang Laut Ternate di Royal’s Resto & Function Hall, Kamis, 4 Juni 2026.
Ridwan mengatakan, hasil TKA yang dirilis pemerintah pusat menunjukkan Maluku Utara masih berada pada peringkat terbawah dalam persentase capaian siswa. Karena itu, ia meminta seluruh sekolah, yayasan pendidikan, kepala sekolah, dan guru menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi bersama.
“Kita harus melihat ini sebagai alarm bagi dunia pendidikan. Literasi dan numerasi siswa harus menjadi perhatian serius agar kualitas pendidikan di Maluku Utara bisa meningkat,” kata Ridwan.
Menurut dia, tantangan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga seluruh satuan pendidikan. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran harus dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan dasar siswa semakin baik.
Ridwan berharap sekolah-sekolah di Kota Ternate, termasuk SMP Katolik Bintang Laut, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan capaian pendidikan di daerah. Ia menilai penguatan kemampuan membaca, memahami informasi, dan berhitung harus menjadi fokus utama dalam proses belajar mengajar.
Selain menyoroti hasil TKA, Ridwan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas keberhasilan meluluskan seluruh siswa kelas IX tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 47 siswa dinyatakan lulus 100 persen.
“Atas nama Pemerintah Kota Ternate, kami mengucapkan terima kasih kepada yayasan, kepala sekolah, dan para guru yang telah mendidik serta membimbing siswa selama tiga tahun hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP,” ujarnya.
Ridwan mengingatkan para lulusan agar tidak cepat berpuas diri. Menurut dia, kelulusan dari jenjang SMP merupakan awal untuk menghadapi tantangan pendidikan yang lebih tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter di samping prestasi akademik. Menurut Ridwan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai, tetapi juga dari sikap, etika, dan kemampuan siswa berinteraksi di tengah masyarakat.
“Anak-anak yang lulus hari ini harus menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa nama baik sekolah di jenjang pendidikan berikutnya,” kata dia. (Rifal)