Next Post

SMP Katolik Bintang Laut Ternate Lepas 47 Lulusan, Seluruh Siswa Lulus 100 Persen

1ec0e010-9771-4c4e-bd0b-700166ebfbc6

Ternate – istanafm.com. SMP Katolik Bintang Laut Ternate meluluskan 47 siswa kelas IX pada tahun ajaran 2025/2026. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen dalam acara penamatan yang berlangsung di Royal’s Resto & Function Hall, Ternate, Kamis, 4 Juni 2026.

Perayaan kelulusan Angkatan XVI itu mengusung tema “Sixteen, To Infinity and Beyond”. Tema tersebut dipilih langsung oleh para siswa sebagai simbol semangat untuk terus bermimpi, berkembang, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMP Katolik Bintang Laut Ternate, Sr. Aurelie Ratuanak, DSY, S.Pd., mengatakan kelulusan tahun ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mengembalikan para siswa kepada orang tua setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.

“Kami patut bersyukur dan berterima kasih karena hari ini keluarga besar Yayasan Pendidikan Dina Santo Yoseph, khususnya SMP Katolik Bintang Laut Kota Ternate, menamatkan 47 putra-putri terbaik kami. Puji Tuhan seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar,” kata Aurelie.

Menurut dia, tema “Sixteen, To Infinity and Beyond” menggambarkan karakter Angkatan XVI yang tidak ingin menjadi angkatan biasa. Para siswa didorong untuk memiliki mimpi yang besar dan berani melampaui batas-batas yang ada.

“Angkatan ke-16 ini tidak hanya menjadi angkatan yang biasa-biasa saja. Mereka adalah angkatan yang luar biasa. To infinity and beyond berarti mereka bermimpi lebih jauh, lebih tinggi, dan melampaui batas yang ada untuk menuju jenjang berikutnya,” ujarnya.

Aurelie berpesan kepada para lulusan agar tidak pernah berhenti bermimpi dan terus berjuang dalam meraih cita-cita. Ia juga meminta para siswa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan pendidikan.

“Jangan pernah berhenti bermimpi, tetapi tetap berusaha dan berjuang. Semua nilai yang diperoleh di SMP Katolik Bintang Laut harus tetap dibawa dan menjadi bekal untuk menjadi peserta didik terbaik di mana pun berada,” katanya.

Ia menjelaskan, seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 47 orang dinyatakan lulus berdasarkan surat keputusan sekolah yang dibacakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dengan kelulusan tersebut, sekolah secara resmi mengembalikan para siswa kepada orang tua masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Aurelie juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap sekolah swasta melalui berbagai program pendanaan pendidikan. Menurut dia, selain memperoleh Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), SMP Katolik Bintang Laut juga menerima BOS Kinerja dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

“BOS Kinerja merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan pemerintah pusat. Selain itu ada BOSDA yang membantu operasional sekolah bersama dukungan dari orang tua siswa,” ujarnya.

Ketua Panitia Penamatan Angkatan XVI, Julianti Luturmas, S.Ak., mengatakan kegiatan penamatan terselenggara berkat kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Total anggaran kegiatan mencapai Rp47,9 juta yang dihimpun melalui partisipasi orang tua dan wali murid.

“Berbagai kebutuhan acara mulai dari perencanaan, perlengkapan, konsumsi hingga pelaksanaan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan semua pihak,” kata Julianti.

Ia menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru yang telah mendampingi, membimbing, dan mendidik para siswa selama menempuh pendidikan di SMP Katolik Bintang Laut.

“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada sekolah atas dedikasi dalam membentuk karakter, iman, disiplin, serta pengetahuan anak-anak kami. Nilai-nilai yang mereka peroleh akan menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Julianti berharap para lulusan mampu menjaga nama baik keluarga dan almamater serta tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Dina Santo Yoseph, Sr. Veronika Manaan, DSY, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan manusia secara utuh.

Menurut Veronika, pendidikan yang dijalankan sekolah-sekolah di bawah yayasan bertujuan mengembangkan aspek intelektual, moral, spiritual, dan sosial peserta didik secara seimbang.

“Pendidikan tidak hanya tentang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan akademik. Pendidikan juga mengintegrasikan nilai moral, spiritual, dan karakter yang menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia,” katanya.

Ia menyebut Gereja Katolik memandang pendidikan sebagai hak asasi yang mendasar bagi setiap manusia. Karena itu, pendidikan harus bersifat holistik dan inklusif, terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang budaya, ekonomi, maupun daerah asal.

Veronika mengapresiasi kerja para guru yang telah mendampingi para siswa selama masa transisi remaja yang dinilai penuh tantangan.
“Tidak mudah mendampingi seorang remaja. Pada satu sisi mereka merasa sudah dewasa, tetapi di sisi lain masih anak-anak. Karena itu, keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan menjadi bukti kerja keras para guru dan orang tua,” ujarnya.

Kepada para lulusan, Veronika berpesan agar ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama bersekolah tidak disia-siakan. Ia meminta para siswa membuktikan kualitas diri ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Apakah kalian benar-benar mencintai SMP Katolik Bintang Laut akan terlihat nanti ketika berada di sekolah berikutnya. Tunjukkan prestasi, karakter, dan sikap yang baik sebagai wujud kecintaan terhadap almamater,” kata Veronika.

Perayaan penamatan Angkatan XVI tersebut dihadiri unsur Dinas Pendidikan Kota Ternate, pengawas sekolah, para kepala sekolah, pengurus yayasan, komite sekolah, orang tua siswa, serta seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan SMP Katolik Bintang Laut Ternate. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11