Next Post

Tawuran Antar Kelompok Berhasil Diredam Anggota Kepolisian

6d98cc49-5f85-41f7-b699-de13e0a917c1

Ternate- Istanafm.com. Tawuran antar Kelompok warga yang melibatkan massa dari Kelurahan Moya dan Kelurahan Makassar Barat terjadi di Lingkungan Ngidi, Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Sabtu (22/98/2026) sekitar pukul 01.30 Wit malam.

Personel Polres Ternate yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan pengamanan hingga situasi berhasil dikendalikan dengan aman dan kondusif.

Informasi yang berhasil dihimpun Istanafm.com dilapangan, pada Sabtu 22/08/2026 pagi, dari salah satu sumber yang tidak mau identitasnya diberitakan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman antara penghuni dua kost yang berseberangan di lokasi kejadian. Perselisihan kemudian berkembang hingga melibatkan sejumlah warga dari kedua wilayah.

Namun Personel Polres Ternate telah mendatangi lokasi dan mengambil langkah pengamanan untuk mencegah aksi tersebut meluas. Kedua kelompok kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Ternate Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut, kata sumber.

Lanjut sumber Istanafm.com menjelaskan, kejadian bermula ketika penjaga Kost 1, menegur anak penghuni Kost 2, dengan perkataan bernada kasar. Anak tersebut kemudian mengadu kepada ibunya sehingga penghuni Kost 2 mendatangi penjaga Kost 1 untuk menanyakan persoalan tersebut.

Dalam pertemuan itu, penjaga Kost 1 menjelaskan bahwa anak penghuni Kost 2 sebelumnya beberapa kali datang ke Kost 1 dan mengacak-acak sejumlah barang yang berada di halaman, termasuk pipa air dan barang lainnya.

Saksi I yang merupakan penghuni Kost 1 kemudian berusaha melerai perselisihan dan meminta kedua pihak kembali ke tempat masing-masing karena keributan tersebut mengganggu waktu istirahat. Kedua pihak akhirnya kembali ke tempat masing-masing dan gerbang Kost 1 dikunci.

Namun, tidak lama kemudian, suami penghuni Kost 2, datang ke Kost 1 dan menggoyang-goyangkan gerbang serta mengancam akan membakar kost tersebut karena tidak terima anaknya dimarahi.

Karena merasa terancam, penjaga Kost 1 menghubungi suaminya. Suami penjaga Kost 1 kemudian datang menggunakan sepeda motor bersama lima orang temannya. Setibanya di lokasi, terjadi benturan dengan suami penghuni Kost 2 yang kemudian menuju arah barat untuk meminta bantuan teman-temannya dari Kelurahan Moya.

Tidak lama berselang, sekelompok warga datang dari arah barat. Massa yang tidak mengetahui kronologi awal kejadian kemudian mengeroyok Saksi I karena diduga mengira yang bersangkutan merupakan suami penjaga Kost 1.

Saksi I kemudian menyelamatkan diri. Setelah bertemu dengan seorang temannya, Saksi I menyampaikan bahwa dirinya telah dipukuli oleh sekelompok pemuda yang diduga berasal dari Kelurahan Moya. Informasi tersebut kemudian memicu sejumlah pemuda di sekitar Pangkalan Ojek, Lingkungan Ngidi, Kelurahan Makassar Barat, untuk mendatangi lokasi.

Saksi II yang saat itu sedang berada di Pangkalan Ojek bersama teman-temannya turut menuju lokasi. Setibanya di depan Kost 1, Saksi II melihat Saksi I dikerumuni sejumlah pemuda dan berusaha melerai. Namun, Saksi II tiba-tiba dipukul dari arah belakang dan kemudian dikeroyok.

Akibat kejadian tersebut, Saksi II mengalami luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan. Sementara itu, Saksi I juga menjadi korban pengeroyokan dalam rangkaian peristiwa tersebut. Dan para pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut diamankan guna dimintai keterangan, ujar sumber. (Jaja on)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11