Ternate – istanafm.com. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate membuka dua kelas pelatihan barista menyusul tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut. Pelatihan itu menjadi salah satu dari tiga program vokasi yang digelar bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), selain tata kecantikan dan hidroponik.
Pelatihan berlangsung di Aula Kantor Disnaker Kota Ternate mulai Senin, 29 Juni hingga 14 Juli 2026.
Instruktur Ahli Muda Disnaker Kota Ternate, Nurain Mochtar, mengatakan pelatihan barista dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas A dan kelas B, karena jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.
“Pelatihan ini berjalan sekaligus, dengan masing-masing pelatihan terdiri dari 16 peserta. Cuma karena pelatihan meracik kopi itu peminatnya banyak, kami buat dua kelas, kelas A dan B,” kata Nurain, Senin, 29 Juni 2026.
Menurut dia, pembukaan pelatihan diawali dengan pemberian materi pengembangan soft skill yang disampaikan Sekretaris Bappelitbangda Kota Ternate, Ronny Aries Setiono.
Materi tersebut diberikan agar peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis saat memasuki dunia kerja maupun membangun usaha.
Nurain mengatakan pelatihan barista tidak semata-mata disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri kopi. Program tersebut juga diharapkan dapat melahirkan wirausaha baru yang mampu membuka usaha secara mandiri.
“Dengan pelatihan yang kami buat ini, kami berharap para peserta bisa membangun usaha secara mandiri. Karena dengan usaha mandiri, mereka tidak ketergantungan, termasuk dalam berkeinginan menjadi PNS,” ujarnya.
Selain pelatihan barista, Disnaker Kota Ternate juga menyelenggarakan pelatihan tata kecantikan dan hidroponik. Masing-masing program diikuti 16 peserta, sedangkan pelatihan barista menjadi satu-satunya program yang dibuka dalam dua kelas karena tingginya minat masyarakat. (Rifal)