Ternate – istanafm.com. Tim Ardian Idhan mengklaim telah mengantongi tujuh dari delapan rekomendasi pimpinan kecamatan dalam perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Maluku Utara. Klaim itu muncul saat empat kader mengambil formulir pencalonan pada hari pertama pendaftaran.
Empat bakal calon yang mengambil formulir ialah Ardian Idhan, Makmur Gamgulu, Amin Subuh, dan Haji Jek Drifiing.
Pendaftaran dibuka Kamis, 8 Oktober 2026, dan akan ditutup Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 24.00 WIT.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Tahara Kalimuda, mengatakan bakal calon harus memenuhi syarat dukungan minimal 30 persen dari total suara yang memiliki hak dalam Musda.
Total terdapat 14 suara yang terdiri atas delapan pimpinan kecamatan serta organisasi sayap, organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar.
“Minimal 30 persen dari jumlah suara yang ada atau empat dukungan untuk bisa mencalonkan diri,” kata Tahara.
Menurut Tahara, kandidat yang memenuhi syarat akan mengikuti mekanisme pemilihan. Jika hanya satu kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan, kandidat tersebut dapat ditetapkan sebagai ketua terpilih secara otomatis.
Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate, Amin Subuh, mengatakan siap mengikuti kontestasi tersebut. Ia menyebut proses pencalonan masih berada pada tahap pengambilan formulir.
“Kalau kesiapan saya dalam mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II Kota Ternate, tinggal kita lihat hasilnya seperti apa,” ujar Amin.
Amin mengatakan pengembalian formulir akan dilakukan pada Jumat. Ia juga menyatakan siap menerima hasil Musda.
“Siapa yang terpilih kita harus mendukung itu. Insyaallah saya optimis,” katanya.
Makmur Gamgulu juga mengambil formulir pencalonan pada hari pertama pendaftaran.
Sementara itu, Tim Pemenangan Ardian Idhan, M. Tamrin Budi, mengatakan tujuh dari delapan pimpinan kecamatan telah memberikan rekomendasi kepada Ardian. Tim masih melakukan komunikasi dengan organisasi sayap serta organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar.
“Pada prinsipnya tujuh rekomendasi pimpinan kecamatan itu kami sudah kantongi,” kata Tamrin.
Liaison Officer (LO) pencalonan Ardian, Bongso A Rahman, mengatakan rekomendasi tersebut menjadi dasar perhitungan tim dalam menghadapi Musda.
“Dengan suara rekomendasi yang telah kami miliki, menandakan bahwa kami yakin, insyaallah, kami akan bersikap sampai pada tingkat aklamasi,” ujar Bongso.
Bongso mengakui dukungan masih dapat berubah menjelang Musda. Ia juga mengatakan timnya tidak menginginkan terjadinya dualisme dukungan.
Ardian akan mengembalikan formulir pencalonan secara langsung kepada panitia. Tim dan LO hanya mendampinginya.
Bongso mengatakan konsolidasi struktur partai menjadi salah satu agenda yang akan dibawa Ardian jika terpilih.
“Visi utama bakal calon ketua pada prinsipnya adalah mengonsolidasikan kembali seluruh perangkat struktur,” katanya. (Rifal)