Next Post

Baznas Dorong UMKM Ternate Manfaatkan Pemasaran Digital

c2ac946f-fc48-4979-ad49-2d60db1c8d07

Ternate – istanafm.com. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Ternate memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk. Sebanyak 35 pelaku usaha mengikuti pelatihan konten dan pemasaran digital pada 7-8 Oktober 2026.

Pelatihan yang merupakan kerja sama Baznas RI dan Baznas Kota Ternate itu berlangsung di Sentra Wasana Bahagia Kementerian Sosial, Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Kepala Divisi Perdagangan dan Umum Baznas RI Deden Kuswanda mengatakan, perkembangan teknologi digital membuat pelaku UMKM perlu menyesuaikan pola pemasaran. Menurut dia, pemasaran produk tidak lagi cukup mengandalkan cara konvensional.

“Baznas berupaya mendorong UMKM agar mampu memanfaatkan konten digital dalam membantu memasarkan produknya,” ujar Deden, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurut Deden, kemampuan membuat konten menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan personal branding, product branding, hingga affiliate marketing.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Ternate Fahruddin yang hadir mewakili Wali Kota Ternate mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut.

Ia mengatakan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Pengetahuan tentang pembuatan konten dan pemasaran digital dinilai dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat berdampak pada peningkatan pendapatan dan perkembangan usaha,” kata Fahruddin.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Ternate H Adam Marus mengatakan, Baznas tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Baznas juga berupaya berperan dalam pengembangan ekonomi mikro melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha.

“Semua sektor kehidupan perlu mengikuti digitalisasi. Karena itu, untuk meningkatkan kualitas usaha kecil, kami mengambil langkah agar konten produk UMKM mampu bersaing secara terbuka di pasar digital,” ujar Adam.

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari pelaku usaha binaan Baznas, praktisi konten digital, dan influencer media sosial.

Salah satu pemateri adalah Edo Saputra, pendiri Batavia Uniform Jakarta yang merupakan UMKM binaan Baznas. Edo disebut memulai usahanya dari skala kecil dan kemudian mengembangkan pemasaran produk melalui kanal digital hingga mencapai omzet miliaran rupiah.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan pendampingan selama tiga bulan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pengembangan usaha.

Program Pelatihan Konten dan Digital Marketing Baznas sebelumnya telah dilaksanakan di 12 kota. Pada 2026, program tersebut menyasar empat kota, salah satunya Kota Ternate. (Rifal)

istanafm

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11