Ternate – istanafm.com. Harga sejumlah jenis ikan di Pasar Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, masih relatif stabil pada Jumat, 9 Oktober 2026. Pedagang menyebut kondisi gelombang laut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pasokan ikan dan berpotensi memicu kenaikan harga.
Seorang pedagang ikan yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengatakan harga ikan saat ini masih dalam kondisi normal. Namun, harga dapat berubah jika cuaca buruk dan gelombang tinggi menghambat aktivitas nelayan sehingga hasil tangkapan berkurang.
“Harga ikan ini juga terpengaruhi oleh gelombang laut. Kalau ba ombak, potensi harga ikan juga pasti naik,” katanya saat ditemui Istana FM di lapaknya, Jumat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gamalama, ikan komo berukuran kecil dijual sekitar Rp 20.000 per piring. Harga ikan surihi juga berada di kisaran Rp 20.000 per piring. Sementara itu, cakalang ukuran sedang dijual sekitar Rp 35.000 per ekor.
Harga ikan mamadihan bervariasi, berkisar Rp 45.000 hingga Rp 65.000, bergantung pada ukuran. Adapun ikan dolosi dijual Rp 35.000 per kilogram dan udang sekitar Rp 20.000 per piring.
Pedagang mengatakan kondisi laut perlu diperhatikan karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas penangkapan ikan. Jika gelombang tinggi membuat nelayan mengurangi aktivitas melaut, pasokan ikan ke pasar berpotensi menurun.
Berkurangnya pasokan tersebut dapat mendorong kenaikan harga. Meski demikian, hingga Jumat, harga sejumlah jenis ikan yang dijual di Pasar Gamalama masih terpantau relatif stabil. (Rifal)